Keranjang Anda kosong!

(Wonosobo, Jurnalispreneur.id) – DMI (Dewan Masjid Indonesia) Wonosobo mengadakan kegiatan Diklat literasi pengelolaan dana umat dan pengenalan produk BUMM (Badan Usaha Milik Masjid) bersama Ustadz Drs. H. Jumarodin, MM, di Masjid Al Mujtahidin Trajon Bojosari Kertek Wonosobo Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada hari Ahad, 26 Januari 2025.

Ust. Juma atau Kak Juma panggilan akrabnya menjelaskan pentingnya pengurus DMI se Wonosobo mengenal dan memahami terkait ilmu pengelolaan dana umat. Sebab dana umat yang dititipkan itu amanah. Dan amanah itu kepercayaan untuk ditunaikan sesuai tujuan amanah diberikan. Jika pengurus DMI bisa dipercaya dan bisa kerja kelola dana umat, maka dana itu menjadi produktif.
Badan usaha milik masjid (BUMM) yang didirikan dan dikelola oleh pengurus DMI se Wonosobo adalah untuk mengelola titipan dana umat dan aneka jenis produk yang dititipkan oleh umat untuk dijual dan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan umat.
KH. Sabar Al Imron sebagai pengurus BUMM dan juga DMI Kecamatan Kertek Wonosobo berharap setiap pengurus DMI se Wonosobo bisa mengenal dan memahami terkait ajakan ini.
KH Syamsul Ma’arif selaku pengurus BAZNAS Wonosobo berharap dana titipan umat itu harus dikelola bisa lewat UPZ di setiap takmir masjid.
Ust. Juma menambahkan disamping Literasi pengelolaan dana umat juga perlu dipahami terkait kelembagaan yang akan menjadi badan hukum kegiatan ekonomi berjamaah itu.
Lebih lanjut Ust. Juma menjelaskan jika koperasi syariah yang dipilih dengan jenis Produknya koperasi konsumen maka dana umat yang dititipkan selanjutnya dikelola oleh pengurus koperasi dengan nama lain sebagai badan usaha milik masjid (BUMM).
Ust Juma mengingatkan bahwa dalam pengelolaan koperasi maka prinsipnya dari anggota/ umat, oleh anggota/ umat, untuk anggota/ umat dan umum.

Siapapun bisa menjadi anggota koperasi selagi mendaftarkan diri dan membayar dana simpanan pokok dan simpanan wajib. Simpanan pokok misalnya Rp.100k di koperasi konsumen Ekonomi berjamaah kotamas DIY dan simpanan wajib Rp. 5k tiap bulan. Kalo pengurus koperasi BUMM sediakan produk yang dibutuhkan oleh anggotanya dan masyarakat sekitarnya maka produk itu harapannya dibeli oleh setiap anggotanya dan masyarakat sekitarnya.
Peserta yang hadir saat acara silaturahmi antar pengurus DMI se Wonosobo berharap adanya BUMM bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana. Pesan KH Syamsul Ma’arif mari berkoperasi dengan APIK (Adaptif; Pro-aktif; Inovatif; dan Kolaboratif). (JP2)
Categories
Recent Posts
- Margo Murah Baru Hadirkan Lomba Rebahan di Jogja City Mall
- Jogja Financial Festival 2026 Sukses Padukan Edukasi Dan Hiburan
- PT. Indonesia Applicad dan PT. ACA Pacific Gelar Seminar & Workshop SketchUp dan GstarCAD di Yogyakarta
- Dari Meja Rangga dan Cinta, Tumbuh Semangat Membangun Ekosistem Kopi Nusantara

- Grand Rohan Jogja Hadirkan Kembali Pameran Lukisan Bertajuk โThe Beauty of Colorโ

Archive
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan