Ekosistem Ekonomi Kreatif Bantul Bahas Review Blueprint Ekonomi Kreatif Tahun 2026

Bantul โ€“ Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Review Blueprint Ekonomi Kreatif Kabupaten Bantul Tahun 2026 pada Rabu (24/6/2026) di Waroeng Omah Sawah (WOS), Miri, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur ekosistem jejaring ekonomi kreatif Kabupaten Bantul, mulai dari perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha, komunitas kreatif, asosiasi profesi, perbankan, media, hingga pegiat budaya dan seni.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat identitas budaya lokal. Oleh karena itu, Blueprint Ekonomi Kreatif Kabupaten Bantul perlu terus diperbarui agar mampu menjawab tantangan zaman dan selaras dengan dinamika perkembangan industri kreatif saat ini.

“Kajian review ini menjadi momentum untuk menyusun arah pengembangan ekonomi kreatif Bantul yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu penggerak utama pembangunan daerah,” ujar Ari.

Hadir sebagai narasumber utama, Kirno dari Tim Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf). Dalam paparannya, Kirno menyampaikan pentingnya penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan unsur pentahelix, yakni pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, media, dan lembaga keuangan.

Menurutnya, keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya ditentukan oleh potensi subsektor yang dimiliki daerah, tetapi juga oleh kemampuan membangun jejaring, inovasi, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif. Kabupaten Bantul dinilai memiliki modal sosial dan budaya yang kuat untuk terus berkembang sebagai salah satu daerah kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan berbagai perwakilan ekosistem ekonomi kreatif Kabupaten Bantul. Berbagai masukan, gagasan, dan rekomendasi disampaikan peserta terkait penguatan subsektor ekonomi kreatif, pengembangan talenta kreatif, akses pembiayaan, digitalisasi, pemasaran, penguatan kelembagaan, hingga strategi pengembangan kawasan kreatif.

Melalui kegiatan ini diharapkan Review Blueprint Ekonomi Kreatif Kabupaten Bantul Tahun 2026 dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang lebih komprehensif dan responsif terhadap perkembangan zaman, sehingga mampu menjadi pedoman dalam pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kabupaten Bantul.(JP_3)

Kontributor : Azfa Pabulo

Editor : Agus Susanto

Domumnetasi : Tim Forum Kreatif Bantul


MITRA JURNALISPRENEUR.ID