Keranjang Anda kosong!

(Jurnalispreneur.id | Jogja) โ Usulan pembangunan Youth Center (Gelanggang Remaja) dan pengembangan wisata sungai berbasis eco edu park mengemuka dalam Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Kemantren Mergangsan yang digelar di Pendopo Kemantren Mergangsan, Jalan Sisingamangaraja, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri empat Anggota DPRD Kota Yogyakarta, yakni RM Sinarbiyat Nurjanat (Wakil Ketua DPRD), Darini (Ketua Komisi D), Agus (Komisi A), dan Sigit (Komisi B). Hadir pula perwakilan Bappeda, MPP Mergangsan, Forkopimtren, para lurah, LPMK, lembaga kemantren, kajawat, TKSK, serta tokoh masyarakat.
Dalam paparannya, Kajawat Praja menyampaikan bahwa total perencanaan anggaran di masing-masing jawatan mencapai sekitar Rp873 juta, naik sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
MPP Mergangsan, Suradi, yang membuka acara secara resmi menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan telah dilalui, sehingga pada Musrenbang Kemantren Mergangsan tanggal 13 Februari 2026 mendatang usulan tinggal dimatangkan.

Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, RM Sinarbiyat Nurjanat, menyatakan bahwa Pra Musrenbang merupakan potret partisipasi masyarakat di wilayah. Namun tidak seluruh usulan dapat diakomodasi karena keterbatasan pagu anggaran.
“Oleh karena itu, usulan yang bersifat mendesak dan berpotensi dikembangkan dapat diperjuangkan melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan,” ujarnya.
Sesi dialog berlangsung dinamis dengan beragam aspirasi, mulai dari pengembangan sarana olahraga, kampung wisata, hingga pengadaan Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP). Salah satu usulan strategis disampaikan pembina Karang Taruna, Harris Syarif Usman, yang mendorong pembangunan Youth Center sebagai ruang aktivitas positif bagi generasi muda.
“Saya juga mengusulkan kawasan bantaran Sungai Code, Winongo, dan Gadjah Wong dikembangkan menjadi wisata sungai berbasis edukasi lingkungan, budaya, dan kuliner,” kata Harris.
Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Darini, menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya, sembilan anggota DPRD dari Dapil 1 perlu berembug dan berbagi peran melalui Pokir agar pembangunan di wilayah Mergangsan dapat merata, baik fisik maupun nonfisik, mencakup bidang kepemudaan, olahraga, budaya, UMKM, hingga penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Pra Musrenbang Kemantren Mergangsan ditutup dengan dialog interaktif dan ramah tamah bersama seluruh peserta. (Rls)
Categories
Recent Posts
- Sambut Ramadhan 2026, Gianti Indonesian Fine Dining Gelar Open House Iftar “Kampung Ramadhan Prajanโ

- Usung Misi Global, FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta Mengadakan Konferensi Internasional
- โGebrakan Bangunharjo, Pasar Mobil Bekas Masuk Museum History of Javaโ

- Dompet Dhuafa Yogyakarta Gelar Gebyar Budaya Jelang Ramadan
- Usung Tema “Raharja”, Miftah Rizaq Gelar Pameran Tunggal
Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo BMT buka puasa Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Festival Film Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inkubator Bisnis UMBY Inovasi INTANI JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Pelatihan jurnalis pendampingan PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan senam sehat Silaturahmi Taman Kuliner Bangunharjo Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan