Keranjang Anda kosong!

Yogyakarta (Jurnalispreneur.id) โ Di sudut tenang Jl. Pakelbaru Selatan, tepatnya di kawasan sebelah barat pojok Lapangan Sidokabul, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta terdapat warung soto sederhana yang selalu ramai pengunjung, penuh cerita: Soto “Pak B”. Dinamakan dari inisial pemiliknya, Bambang Riyadi, warung ini menjadi pilihan banyak warga untuk menikmati semangkuk kehangatan khas pagi Yogyakarta.

Sabtu pagi (19/7/25), suasana di sekitar pojok barat lapangan sudah ramai sejak pukul 06.00 WIB. Bau sedap dari kuah soto yang mengepul menggoda siapa saja yang melintas. Dengan tempat duduk sederhana dan ada lesehan tikar serta pelayanan hangat dari belasan pegawainya. Soto “Pak B” menawarkan menu utama soto ayam dengan kuah bening, dilengkapi suwiran ayam, seledri, tauge, mihun dan bawang goreng yang khas, juga ada tempe, tahu, tempe kripik, sate usus serta minuman jeruk dan teh.
Pak Bambang, yang telah berjualan soto sejak 2003 di Jakarta, kemudian 2009 pindah ke lokasi sekarang ini, mengaku tetap mempertahankan resep sotonya. “Kuncinya di kaldu ayam yang dimasak perlahan. Semua bahan segar kami siapkan setiap subuh,” ujarnya sambil tersenyum.
Salah satu pelanggan setia, Dewi (34), warga Sorosutan, memberikan testimoninya. โSaya sudah langganan sejak lama. Rasanya konsisten, kuahnya ringan tapi gurih banget. Paling enak disantap pagi hari,โ ujar Dewi yang datang bersama suaminya.

Harga satu porsi soto dibanderol cukup ramah di kantong, mulai dari Rp10.000. Soto “Pak B” buka setiap hari mulai pukul 05.30 hingga sekitar pukul 11.00 atau sampai habis.
Warung ini tidak hanya menjadi tempat sarapan, tetapi juga titik temu warga sekitar yang merindukan cita rasa rumahan. Dengan konsistensi dan kehangatan suasana, juga parkiran motor dan mobil yang cukup, Soto “Pak B” telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Umbulharjo dan sekitarnya. (JP-1)
Categories
Recent Posts
- Dompet Dhuafa Yogyakarta Gelar Konser Amal untuk Penyintas Kanker dan Korban Banjir Sumatera

- PT Visindo Perkuat Sinergi Melalui Kajian Intelektual Ramadhan: Fokus pada Kolaborasi Pentahelix dan Resiliensi

- Ketahanan Pangan Desa Bangunharjo: Panen Raya Terong Nasubi, Solusi Sayur Sehat Harga Rakyat

- Kerja Sama Berujung Konflik, Merek Pemicunya

- Alifa Moslem Babypreneur Daycare, Daycare Sahabat dekat Ayah & Bunda

Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan