Keranjang Anda kosong!
(Yogyakarta, Jurnalispreneur.id) – Kedai Showdara, Tempat Nongkrong yang Cocok untuk Semua Kalangan
Kedai Showdara terletak di Jl. Babaran No.56, Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedai Showdara menyediakan menu kekinian dan menu-menu tradisional, yang cocok untuk semua kalangan, dari generasi baby boomers hingga Gen-Z.
Menu kekinian seperti pangsit chilli oil, takoyaki, cireng ayam, seblak, mie nyemek dan masih banyak lainnya, cocok dikudap untuk menemani kegiatan sehari-hari.
Tidak hanya menu modern, owner kedai Showdara juga menjajakkan menu tradisional yang sehat, dan murah meriah, seperti nasi megono dijual dengan harga 5 ribu rupiah saja anda akan mendapatkan satu piring nasi megono yang lezat dan mengenyangkan. Tersedia juga wedang rempah, es teh, dan aneka minuman lainnya.
Kedai Showdara berdiri pada tahun 2024, yang diinisiasi oleh Latifah Bahar, dengan menghadirkan makanan kekinian dan tradisional, “Kedai Showdara menyediakan aneka makanan lezat baik modern maupun tradisional dengan harga terjangkau, tempat yang asik untuk bersantai, mengerjakan tugas, rapat, dan kami mengutamakan pelayanan yang ramah”. Ujar Latifah.
Kedai ini dinamakan kedai Showdara karena dikelola oleh kelima saudara kakak beradik, yaitu Dewi, Latifah, Hawa, Habib dan Ulfa, yang juga merupakan kader aktif Fatayat NU DIY dan IPPNU Kota Yogyakarta.
Kedua sosok perempuan yang inspiratif ini, setelah menyelesaikan tanggung jawab akademik nya, keduanya mendedikasikan diri untuk terlibat dalam kegiatan UMKM, serta aktif dalam organisasi.
Sebagai seorang perempuan harus mandiri dan berdikari, agar hidup tidak bergantung pada laki-laki, “Kita kan perempuan, jadi harus mandiri, berpenghasilan sendiri, salah satunya dengan merintis usaha, harapannya kedai ini terus berkembang, dan bermanfaat”. Ujar Ulfa.
Kedai menjadi salah satu tempat favorit untuk berdialog dengan teman, mengerjakan tugas, dan jajan di sore hari.
Dengan inovasi yang terus dilakukan, baik dalam pelayanan, menu makanan, dan pemasaran, Latifah dan Ulfa berharap dengan adanya inovasi tersebut menjadikan kedai ini sebagai alternatif tempat untuk bersantai, mengerjakan tugas, dan rapat.
Kontributor: Nina Rojanah (PC IPPNU Kota Yogyakarta)
Categories
Recent Posts
- Hari Jadi DIY ke-271: Peran Kalurahan Menjaga Keistimewaan Yogyakarta

- โGali Sejarah Lewat Layar Lebar, Museum History of Java Gelar ‘Sinema Museum Jawa’

- Dompet Dhuafa Yogyakarta Gelar Konser Amal untuk Penyintas Kanker dan Korban Banjir Sumatera

- PT Visindo Perkuat Sinergi Melalui Kajian Intelektual Ramadhan: Fokus pada Kolaborasi Pentahelix dan Resiliensi

- Ketahanan Pangan Desa Bangunharjo: Panen Raya Terong Nasubi, Solusi Sayur Sehat Harga Rakyat

Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan