Keranjang Anda kosong!
Oleh: Didin Jamaludin (peserta pelatihan journalpreneur.id batch#2
Kisah ini bermula dari sebuah lokasi yang penuh makna, di mana alam dan sejarah berpadu menjadi satu. Sugeng Widarso, pemilik Tera View, menceritakan bagaimana lokasi ini awalnya difokuskan sebagai tempat belajar dan penelitian. Namun, seiring waktu, banyak pengunjung mulai berdatangan, tertarik dengan keindahan alam dan nilai sejarahnya.

“Awalnya, tempat ini kami manfaatkan sebagai pusat penelitian dan edukasi di alam terbuka. Tapi, ketika pengunjung terus berdatangan, kami melihat potensi untuk menjadikannya destinasi wisata,” ujar Sugeng.
Menurut Sugeng, lokasi ini memiliki daya tarik unik. Aktivitas Gunung Merapi yang menunjukkan tanda-tanda seperti “mekar” layaknya bisul hendak meletus menjadi salah satu fenomena menarik. Selain itu, tempat ini juga memiliki nilai sejarah sebagai petilasan Kyai Rasuna dan Kyai Wirosotan, yang menambah daya pikatnya.

Saat ini, Tera View telah berkembang menjadi kawasan wisata dengan berbagai rencana menarik, seperti pusat edukasi, taman budaya terbuka, hingga pusat kuliner. Sugeng berharap tempat ini dapat menjadi ruang bagi seniman Yogyakarta untuk menampilkan karya seni mereka sekaligus menjadi destinasi wisata yang mengedukasi dan melestarikan budaya.
Kami ingin tempat ini bukan sekadar wisata, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pelestarian budaya
Selain pemandangannya yang luar biasa, tempat ini punya nilai sejarah yang harus dijaga, tambahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sugeng dalam rangka pelatihan journalpreneur yang diadakan pada 25 Januari 2025, dihadiri oleh 30 orang dari berbagai profesi, khususnya para wartawan desa.
Transformasi Tera View dari tempat belajar menjadi destinasi wisata budaya adalah bukti bahwa sejarah, alam, dan kreativitas dapat berjalan beriringan untuk menghadirkan pengalaman yang kaya bagi pengunjung.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Tera View, Anda dapat mengunjungi artikel berikut:
Berikut adalah video yang memberikan gambaran lebih lanjut tentang Tera View:
Categories
Recent Posts
- Hari Jadi DIY ke-271: Peran Kalurahan Menjaga Keistimewaan Yogyakarta

- โGali Sejarah Lewat Layar Lebar, Museum History of Java Gelar ‘Sinema Museum Jawa’

- Dompet Dhuafa Yogyakarta Gelar Konser Amal untuk Penyintas Kanker dan Korban Banjir Sumatera

- PT Visindo Perkuat Sinergi Melalui Kajian Intelektual Ramadhan: Fokus pada Kolaborasi Pentahelix dan Resiliensi

- Ketahanan Pangan Desa Bangunharjo: Panen Raya Terong Nasubi, Solusi Sayur Sehat Harga Rakyat

Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan