Keranjang Anda kosong!

Yogyakarta (Jurnalispreneur.id) โ Dalam rangka mendukung gerakan ekosistem halal DIY, Komunitas Jurnalis Preneur bekerja sama dengan Akademisi, Bisnis, Community, Geverment. Financial Institution dan Media (ABCGFM) DIY akan menggelar sebuah diklat yang bertujuan untuk menciptakan satu jurnalis preneur di setiap desa di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Diklat ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk terwujudnya ekosistem halal yang lebih inklusif dan berkembang di seluruh desa di Yogyakarta. Hal ini disampaikan Kak Juma, selaku Ketua Tim Jurnalispreneur kepada awak jurnalispreneur.id pada Kamis sore (19/12/24) di Kantor PINBAS MUI DIY.
Kak Juma mengatakan, diklat ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 28 Desember 2024, bertempat di Pendopo Desa Wisata Kreatif dan Unggul (DEWIKU), Desa Caturharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta. “Kegiatan ini mengundang masyarakat, para karang taruna, remaja masjid, pegiat desa wisata dan para pelaku usaha di desa-desa wisata untuk belajar langsung dari para praktisi dan pemateri yang berkompeten, yaitu Kak Azfa, Kak Agus, dan Kak Juma, yang merupakan anggota tim Jurnalis Preneur Yogyakarta,” jelasnya.
Ia menambahkan, materi yang akan disampaikan dalam diklat ini sangat relevan untuk pengembangan desa wisata dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) halal, di antaranya: Mengelola Desa Wisata Kreatif dan Unggul (DEWIKU): Pembahasan tentang bagaimana mengelola desa wisata agar menjadi lebih kreatif dan unggul, yang dapat mendukung ekonomi lokal dan menarik wisatawan.
Kemudian materi teori dan praktek liputan berita dan penerbitan langsung di media online, dimana para peserta akan dilatih untuk membuat liputan berita yang dapat diterbitkan langsung pada hari yang sama melalui situs web jurnalispreneur.id.
Selanjutnya, peserta mengetahui tentang Pusat Informasi Bisnis Syariah Majelis Ulama Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PINBAS MUI DIY), yaitu mengenai pusat inkubasi bisnis syariah yang mendukung kelompok usaha bersama (KUBE), pusat jajanan halal (PJH), serta manajemen usaha UMKM di desa wisata, yang akan membantu memperkuat ekonomi syariah di Yogyakarta.
Lebih lanjut, diklat ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat terciptanya ekosistem halal yang kuat di DIY, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat desa wisata melalui keterlibatan aktif dalam dunia kewirausahaan dan jurnalisme.
“Mari bergabung dalam gerakan ini untuk mewujudkan desa wisata yang kreatif, unggul, dan berdaya saing, informasi lebih lanjut hubungi Kak Azwa di 085100052713,” pungkas Kak Juma. (JP1)
Categories
Recent Posts
- Olimpiade Jaringan MikroTik 2026 Kembali Digelar, Sasar Siswa SMK TKJ dan SIJA

- DPS Bersertifikat, BMT Lebih Bermartabat Menjaga Kepatuhan Syariah, Merawat Kepercayaan Jamaah

- BANTUL PAPARKAN โWEAVING THE WORLD FOR HARMONYโ PADA SELEKSI NASIONAL TAHAP II UCCN 2027

- “Menjalin Dunia dalam Harmoni”: Bantul Bulatkan Tekad Daftar sebagai City of Craft and Folk Art UCCN 2027

- Dari Peta ke Dunia Digital, Kelompok KKN 59 UMBY Kenalkan Potensi Usaha Dusun Mranggen

Archive
- September 2026
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi kota kreatif kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi TBC Tera View Tim Jurnalispreneur.id UCCN UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan