Keranjang Anda kosong!

(Sleman, Jurnalispreneur.id) – Di tengah pesatnya perkembangan kuliner di Yogyakarta, ada sebuah tempat yang memproduksi sambel pecel dengan cita rasa yang khas dan tidak boleh dilewatkan. Sambel Pecel Bu Wien Handayani, yang terletak di kawasan Janti, Sleman, Yogyakarta, menjadi salah satu pilihan favorit bagi pecinta sambel pecel dan pedas, gurih di kota ini.
Dikelola oleh seorang pelaku UMKM bernama Wien Hadi, Sambel Pecel Bu Wien Handayani menawarkan sambel pecel yang berbeda dari yang biasa ditemukan.
“Sambel pecel Bu Wien Hadayani adalah sambel pecel tradisional khas yang terdiri dari olahan kacang dengan bumbu rempahnya, yang akhirnya jadi sambel pecel yang pedas dan gurih. Di Sambel Pecel Bu Wien Handayani, sambelnya menjadi bintang utama dengan komposisi yang pas, menghasilkan rasa pedas yang mantap, gurih, dan sedikit manis,” jelas Wien Hadi ke wartawan jurnalispreneur.id, Sabtu (4/1/2025).

Ia menambahkan, bumbu sambelnya terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi, dengan kacang tanah yang digiling halus dan dipadu dengan rempah-rempah pilihan yang memberikan cita rasa otentik.
Sambel Pecel Bu Wien Handayani mempunyai konsep sederhana namun bersahaja, “Produk ini menjadi pilihan ideal untuk dinikmati saat sarapan pagi, makan siang atau malam bersama keluarga, teman, atau bahkan sendirian,” ungkap Wien Hadi, yang juga Ketua Forkom UMKM Desa Catur Tunggal, Depok, Sleman ini.
Seperti diketahui, Sambel Pecel Bu Wien Handayani didirikan oleh Wien Hadi, pada tahun 2020 saat covid yang lalu. Ia memiliki kecintaan mendalam terhadap kuliner tradisional Indonesia. Dengan pengalaman dan semangat untuk terus berinovasi. Wien Hadi berkomitmen untuk memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi pelanggannya. Keberhasilannya dalam menjalankan bisnis ini tak lepas dari ketekunan dan perhatian pada kualitas bahan baku serta resep sambel yang terus disempurnakan.
Menurutnya, dengan kapasitas produksi 3 kwintal per bulannya, sambel pecel ini bukan hanya sekedar makanan, tetapi juga merupakan wujud dari kebudayaan dan tradisi yang ingin ia lestarikan. “Saya berharap, sambel pecel ini dapat dinikmati oleh lebih banyak orang dan menjadi pilihan kuliner yang selalu dikenang oleh para pelanggan,” ucapnya.
Berbagai Pilihan dan Paket Spesial dengan ukuran130 gr, 200 gr dan 300 gr sambel pecel. Wien Hadi dengan Sambel Pecel Bu Wien Handayani ini sering mengikuti pameran-pameran di mall, hotel berbintang di Yogyakarta, Jakarta, Medan dan Makasar, dan sudah mengirim sambel pecelnya ini ke Jakarta, Bandung, Surabaya dan di bawa sebagai oleh-oleh ke Belanda, Malaysia dan Jepang.

Ini info khusus buat penikmat sambel pecel. “Ada menunya berupa nasi pecel lewat pesanan dan dapat menikmati sambel pecel,” imbuh Wien Hadi.
Sambel Pecel Bu Wien Handayani merupakan produk sambel yang wajib dinikmati bagi penggemar sambel pecel dan kuliner khas Yogyakarta. Dengan cita rasa yang khas dan kualitas yang terjaga, Sambel Pecel Bu Wien Handayani berhasil mencuri perhatian para pecinta kuliner di kawasan Sleman. Jadi, jika Anda di Yogyakarta dan ingin menikmati sambel pecel dengan rasa pedas yang menggugah selera, jangan lupa untuk membeli Sambel Pecel Bu Wien Handayani! (JP1)
Categories
Recent Posts
- Menyulam Keramahan di Tanah Seribu Satu Goa: Strategi Baru Pacitan Memikat Wisatawan Dunia

- Pameran Seni Rupa IKASSRI โRagam #8โ Resmi Dibuka, Menjadi Ajang Silaturahmi dan Apresiasi Karya Seni Lintas Generasi

- Panen Entertainment Luncurkan Lagu OST Film MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula
- Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara DIY 2026 Resmi Dibuka
- Margo Murah Baru Hadirkan Lomba Rebahan di Jogja City Mall
Archive
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan