Pameran Seni Rupa IKASSRI “Ragam #8” Resmi Dibuka, Menjadi Ajang Silaturahmi dan Apresiasi Karya Seni Lintas Generasi

Jurnalispreneur.id_Bantul – Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti Pendhapa Art Space, Bantul, Sabtu (30/5/2026). Ratusan seniman, alumni, guru, siswa, kolektor, dan pemerhati seni berkumpul dalam satu ruang untuk merayakan pembukaan *Pameran Seni Rupa IKASSRI “Ragam #8”*, sebuah perhelatan seni yang bukan sekadar menampilkan karya, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi lintas generasi keluarga besar seni rupa Yogyakarta.

Pameran yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Sekolah Seni Rupa Indonesia (IKASSRI) Yogyakarta ini menghadirkan puluhan karya dengan beragam pendekatan artistik. Sesuai namanya, “Ragam #8” menjadi cerminan keberagaman gagasan, teknik, media, hingga cara pandang para perupa yang berasal dari berbagai generasi.

Di antara karya-karya yang terpajang, tersimpan jejak perjalanan panjang pendidikan seni rupa di Yogyakarta. Para peserta pameran berasal dari alumni SSRI, SMSR, hingga SMKN 3 Kasihan Yogyakarta, termasuk guru aktif, guru purna tugas, serta para nominasi IKASSRI Award 2026 yang merupakan siswa-siswa berbakat dari SMKN 3 Kasihan dan SMSR Yogyakarta.

Ketua Panitia, Agus Sriyono, menyampaikan bahwa pameran ini memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar ruang pamer karya. Menurutnya, “Ragam #8” menjadi wadah pertemuan para pelaku seni yang selama ini berkiprah di berbagai bidang dan daerah.

“Pameran ini menjadi ruang untuk saling menyapa kembali, berbagi pengalaman, sekaligus menunjukkan bahwa hubungan kekeluargaan di lingkungan seni rupa tetap terjaga dengan baik,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti seluruh hadirin. Suasana kemudian berlanjut dengan sambutan dari Ketua Panitia Agus Sriyono dan Ketua Alumni IKASSRI, Dunadi. Momentum penting lainnya adalah prosesi penyerahan IKASSRI Award 2026 yang menjadi bentuk apresiasi kepada generasi muda yang menunjukkan potensi dan prestasi di bidang seni rupa.

Pembukaan resmi pameran dilakukan oleh kolektor seni sekaligus tokoh seni rupa nasional, Oei Hong Djien. Kehadirannya memberikan semangat tersendiri bagi para peserta pameran maupun para siswa yang tengah meniti perjalanan sebagai perupa muda.

Tidak hanya menghadirkan karya-karya alumni, IKASSRI juga kembali menggelar *IKASSRI Award*, program penghargaan dua tahunan yang bertujuan mendorong lahirnya talenta-talenta baru di dunia seni rupa. Tahun ini, sebanyak 19 karya nominasi terbaik telah terpilih dan akan melalui proses penjurian untuk menentukan tujuh karya terbaik yang berhak menerima penghargaan IKASSRI Award 2026.

Kemeriahan pembukaan semakin terasa melalui penampilan Solo Gitar Gunawan Pastel Biru yang menghadirkan nuansa musikal yang hangat dan akrab. Suasana kemudian semakin hidup ketika para pengunjung disuguhkan pertunjukan Flash Mop Wira Mahakarta yang mengundang antusiasme dan apresiasi dari para tamu undangan.

Sejumlah tokoh seni dan budaya turut hadir memeriahkan pembukaan, di antaranya budayawan Butet Kartaredjasa, perupa Nasirun, Watie, dan Yusman. Hadir pula Wakil Kepala Sekolah SMKN 3 Kasihan Yogyakarta, Suro Suranto, bersama para alumni, guru, siswa, kolektor, serta pemerhati seni dari berbagai daerah.

Bagi keluarga besar IKASSRI, penyelenggaraan “Ragam #8” bukan hanya agenda pameran tahunan, melainkan bagian dari upaya menjaga kesinambungan ekosistem seni rupa. Melalui kegiatan ini, hubungan antara alumni, guru purna tugas, sekolah, dan siswa terus dirawat sehingga tercipta jejaring yang kuat untuk mendukung perkembangan seni rupa Indonesia di masa depan.

Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, pameran ini menunjukkan bahwa seni tetap memiliki kekuatan untuk mempertemukan berbagai generasi dalam satu ruang dialog yang setara. Para alumni yang telah lama berkarya dapat berbagi pengalaman dengan generasi muda, sementara para siswa memperoleh kesempatan belajar langsung dari para senior yang telah lebih dahulu menapaki dunia seni profesional.

Pameran Seni Rupa IKASSRI “Ragam #8” berlangsung hingga 9 Juni 2026 dan terbuka untuk umum. Masyarakat dapat mengunjungi pameran setiap hari pukul 10.00–20.00 WIB di Pendhapa Art Space, Jalan Prof. Dr. Wirjono Projodikoro (Ring Road Selatan), Tegal Krapyak RT 01, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

Dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan penghargaan terhadap proses berkesenian, “Ragam #8” menjadi bukti bahwa seni mampu menjembatani perbedaan usia dan pengalaman, memperkuat silaturahmi, serta menginspirasi lahirnya karya-karya baru yang memperkaya khazanah seni rupa Indonesia. (JP_3)

Kontributor : Azfa Pabulo

Editor : Agus Susanto

 


MITRA JURNALISPRENEUR.ID