Keranjang Anda kosong!

(Jurnalispreneur.id, Bantul) โ Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha pada 21โ27 Oktober 2025 di Ndalem Kulit Jogja, Padukuhan Manding, Kalurahan Sabdodadi, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan industri melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di wilayah DIY.
Pelatihan dilaksanakan bekerja sama dengan Komunitas Orang Hebat Indonesia (KOHI) sebagai narasumber dan instruktur pendamping. Peserta yang tergabung dalam Angkatan 3 dan 4 ini merupakan pelaku usaha dari IKM kulit Manding dan Keparakan, yang selama ini menjadi salah satu sektor unggulan di Yogyakarta.ย Selama tujuh hari, para peserta mendapatkan materi komprehensif mencakup dasar-dasar manajemen usaha, manajemen operasional dan penyusunan SOP, manajemen dan literasi keuangan, perhitungan HPP dan penetapan harga jual, hingga workshop penyusunan laporan keuangan sederhana untuk ide bisnis masing-masing.

Metode pembelajaran yang digunakan menggabungkan diskusi interaktif, studi kasus, simulasi peran, serta praktik pendampingan langsung, sehingga peserta dapat menerapkan hasil pelatihan ke dalam usaha mereka secara nyata.ย Kepala Bidang Perindustrian Disperindag DIY, Ir. Dody Junianto, yang hadir mewakili Kepala Dinas pada acara penutupan, menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan komitmen peserta serta mitra pelaksana.ย โSinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem industri dan perdagangan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui pelatihan ini, kami berharap muncul wirausaha tangguh yang mampu mengelola bisnis secara profesional dan berkelanjutan,โ ujarnya kepada Jurnalispreneur.id, Senin (27/10/25)

Dengan adanya pelatihan ini, pelaku IKM diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang fungsi manajemen, penyusunan struktur organisasi, pengelolaan arus kas, serta kemampuan menentukan harga jual dan target penjualan yang realistis. Upaya ini diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan daya saing dan keberlanjutan usaha, sekaligus memperkuat peran IKM sebagai motor penggerak perekonomian daerah. (JP_3)
Categories
Recent Posts
- Akselerasi Kualitas SDM Koperasi, PINBUK Gelar Training of Trainer (ToT) Perkoperasian Nasional

- KONGRES BMT INDONESIA HASILKAN PENGURUS BARU, KOKOHKAN PERAN APEX DORONG EKONOMI UMAT

- โSoliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baruโย

- โTransformasi BMT untuk Indonesia Mandiri: Menguatkan Kelembagaan, Membangun Ekosistem Ekonomi Umatโ

- Dukung Eliminasi TBC, Bupati Gunungkidul Tinjau ACF
Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan