Keranjang Anda kosong!

โBANTUL โ Museum History of Java (HOJ) tidak hanya menjadi saksi bisu sejarah, namun kini bertransformasi menjadi titik temu komunitas, kesehatan, dan ekonomi kreatif. Melalui perhelatan bertajuk “Bangunharjo Sehat & Pusat Budaya”, kawasan ini kini tampil dengan wajah baru yang lebih segar dan edukatif.
โKegiatan ini merupakan kolaborasi apik antara Pemerintah Kalurahan Bangunharjo, BUMKAL Bangkit Karya Bangunharjo, Museum History of Java, Komite Ekonomi Kreatif Bantul, serta didukung oleh PT Visindo Berkemajuan, hal ini disampaikan Azfa Pabulo kepada Jurnalispreneur.id. Jumat (13/2/26) di Kantor HOJ.
“โAcara dimulai dengan energi positif melalui sesi Senam Sehat yang dipandu oleh Mba Menuk. Ratusan warga dan pengunjung tampak antusias mengikuti gerakan senam di halaman museum yang ikonik dengan bangunan piramidanya,” jelas Azfa
โTak hanya soal kesehatan fisik, sisi spiritualitas dan kebanggaan akan budaya lokal juga ditonjolkan melalui penampilan seni tradisional dari Sanggar Seni Bantul meliputi Sanggar Seni Ashadentry, Sanggar Tari Yupita rini, Sanggar Tari Griya Tunas Mataram, dan Sanggar Seni Buana Kencana. Sedangkan hiburan musikย dikelola oleh Yudi Production. Hal ini sejalan dengan visi menjadikan kawasan Bangunharjo sebagai Pusat Budaya dan Mall Desaย di Kabupaten Bantul.
โSektor ekonomi kerakyatan menjadi pilar penting dalam event ini. Bazar UMKM hadir memanjakan pengunjung dengan berbagai produk lokal unggulan. Bazar ini melibatkan sinergi dari berbagai komunitas, di antaranya: Komunitas UMKM Bangunharjo, โHIPPI Bantul, dan Asmamitra. โKehadiran bazar ini diharapkan mampu mendongkrak visibilitas produk lokal dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar.
โ
โSebagai daya tarik utama bagi wisatawan, pihak pengelola memberikan penawaran eksklusif selama acara berlangsung. Pengunjung dapat menikmati Diskon Khusus Tiket Masuk Museum History of Java.ย โLebih menarik lagi, pengunjung juga dapat mendapatkan Free Ticket Kids Discovery Park. Paket lengkap ini mencakup akses ke berbagai wahana edukatif seperti:โLittle Malioboro (Spot foto tematik), โRuang Diorama (Sejarah visual), โRuang Theatre 4D (Pengalaman menonton film dinosaurus yang atraktif).
โKeberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai instansi yang berkomitmen memajukan potensi daerah. Penyelenggaraan ini membuktikan bahwa aset sejarah seperti Museum History of Java dapat dimanfaatkan secara multifungsi sebagai ruang publik yang produktif.
โBagi warga Bantul dan sekitarnya, event ini menjadi pilihan destinasi akhir pekan yang tepat untuk sehat bersama keluarga sekaligus menambah wawasan sejarah Nusantara. (JP_3)
Categories
Recent Posts
- Dompet Dhuafa Yogyakarta Gelar Konser Amal untuk Penyintas Kanker dan Korban Banjir Sumatera

- PT Visindo Perkuat Sinergi Melalui Kajian Intelektual Ramadhan: Fokus pada Kolaborasi Pentahelix dan Resiliensi

- Ketahanan Pangan Desa Bangunharjo: Panen Raya Terong Nasubi, Solusi Sayur Sehat Harga Rakyat

- Kerja Sama Berujung Konflik, Merek Pemicunya

- Alifa Moslem Babypreneur Daycare, Daycare Sahabat dekat Ayah & Bunda

Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan