Keranjang Anda kosong!

Jurnalispreneur.id – Di pekarangan rumah warga Kalurahan Trirenggo, daun kelor dulu tumbuh tanpa banyak dilirik. Namun bagi Haida, tanaman sederhana itu menyimpan harapan besar. Berbekal keyakinan dan ketekunan, ia bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rejeki memulai perjalanan panjang mengolah kelor menjadi sumber penghidupan.
Perjalanan itu dimulai pada tahun 2015. Saat ditemui di rumahnya yang juga menjadi lokasi usaha, Kamis (5/2/2026), Haida mengenang bagaimana kelor perlahan diubah dari tanaman biasa menjadi produk bernilai ekonomi. “Kami melihat kelor dari sisi yang berbeda. Kelor bukan sekadar tanaman pekarangan, tetapi kaya manfaat dan berpeluang besar jika diolah dengan serius,” tutur Haida, yang juga menjadi pengurus DPC HIPPI Bantul ini.
Kerja kolektif Haida membuahkan hasil manis. Pada tahun yang sama, bersama KWT Ngudi Rejeki meraih Juara II Adhikarya Pangan Nusantara tingkat DIY. Penghargaan tersebut menjadi titik balik penting, sekaligus penguat langkah Haida dan rekan-rekannya untuk terus mengembangkan olahan kelor.
Dari semangat itulah lahir Kelorida, sebuah merek produk olahan daun kelor yang kini dikenal luas. Beragam produk dihasilkan, mulai dari pangan olahan hingga produk kesehatan dan kecantikan. Seluruh prosesnya melibatkan petani serta anggota KWT setempat, menjadikan Kelorida tidak hanya sebagai produk, tetapi juga gerakan pemberdayaan perempuan dan ekonomi desa.
Perjalanan Kelorida tentu tidak selalu mulus. Tahun 2024 Haida menjadi Ketua KWT Bakulan Rejeki. Tantangan produksi, pemasaran, hingga membangun kepercayaan konsumen menjadi bagian dari proses. Namun dengan konsistensi, inovasi, dan jejaring yang terus diperluas, Kelorida mampu bertahan dan berkembang. Kini, Kelorida menjadi simbol bahwa inovasi berbasis pangan lokal dapat tumbuh dari desa dan memberi dampak nyata.
Kisah Haida dan KWT Bakulan Rejeki membuktikan bahwa dari daun kelor di pekarangan, lahir harapan, kemandirian, dan kebanggaan bagi Bantul. (JP_3)
Kontributor : Azfa
Editor : Agus Susanto

Categories
Recent Posts
- Kelorida”, Jejak Perjuangan Haida dan KWT Bakulan Rejeki Mengangkat Kelor dari Pekarangan Desa

Haida di meja kerjanya (dokumentasi tim jurnalispreneur) - LPK Omotenashi Resmi Soft Launching di Yogyakarta, Siapkan SDM Siap Kerja ke Jepang

- Yogyakarta Siap Jadi Tuan Rumah Lokakarya Nasional BMT 2026

- Usulan Youth Center dan Wisata Sungai Mengemuka di Pra Musrenbang Mergangsan

- Peringati HPN, Top Malioboro Hotel bersama PWI DIY Gelar Donor Darah. Ayo Ikut!

Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo BMT Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 IKAPRIM Inovasi INTANI JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner organik Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan sanggar pawuhan Silaturahmi Taman Kuliner Bangunharjo Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan