Keranjang Anda kosong!
Manunggal Fair 2025 adalah ajang pameran dan promosi potensi daerah yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari UMKM, pertanian, kuliner, hingga kerajinan tangan khas Kulon Progo. Acara ini menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan, memperkenalkan produk mereka, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta berbagai instansi pendidikan dan swasta. Pengunjung yang hadir meliputi masyarakat umum, wisatawan, hingga pelaku bisnis dari berbagai daerah yang tertarik menjalin kerja sama dengan pelaku usaha lokal.
Manunggal Fair 2025 diselenggarakan di Alun-Alun Wates, pusat kota Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi ini dipilih karena mudah dijangkau dan menjadi titik strategis bagi kegiatan ekonomi dan budaya masyarakat Kulon Progo.
Acara ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dan berlangsung selama beberapa hari. Biasanya, kegiatan dimulai dari pagi hingga malam hari dengan rangkaian acara yang meliputi pameran produk, pentas seni budaya, lomba kreatif, serta konser musik rakyat.
Tujuan utama diadakannya Manunggal Fair adalah untuk memperkuat ekonomi lokal, memperluas peluang pemasaran produk UMKM, serta menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap potensi daerahnya sendiri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dan meningkatkan daya tarik wisata Kulon Progo sebagai daerah yang kreatif dan berdaya saing.
Penyelenggaraan Manunggal Fair dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga komunitas masyarakat. Stand-stand pameran disiapkan bagi pelaku usaha, sementara pengunjung dapat menikmati beragam kegiatan interaktif seperti workshop, kuliner lokal, dan pertunjukan seni. Promosi dilakukan secara luas melalui media sosial dan dukungan influencer lokal agar lebih banyak pengunjung yang hadir.
Penulis: Muhammad Ammar Hakim
Categories
Recent Posts
- Menyigi Kedalaman โSeniku Mohon Maaf Lahir & Batinโ: Saat Dunadi dan Nasirun Merajut Persatuan Lewat Kanvas dan Patung

- Koperasi Desa merah Putih: “Antara Harapan dan Tantangan Membangun ekonomi Desa”

- Menenun Harmoni Sosial: Mengapa Adab dan Ilmu Tak Boleh Terpisah?

- Semangat Hijriah, Saatnya UMKM Naik Kelas Bersama Media

- Malam 1 Suro di Dusun Druwo: Merawat Nyala Spirit Kyai Padang Lewat Doa dan Kirab Pusaka

Archive
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan