Keranjang Anda kosong!

(Jurnalispreuner.id-Bantul) โ Pemerintah Kalurahan Bangunharjo memperkuat komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah dengan menggelar pertemuan bersama praktisi lingkungan dari Resik Plus, organisasi yang dikenal inovatif dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk merancang strategi terpadu dalam mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan bersih dan sehat.
Diskusi bersama Resikplus dilakukan pada hari Sabtu ย (15 Maret 2025) tersebut dihadiri oleh perangkat kalurahan, perwakilan BUMKal bangunharjo, pengelola sampah Wojo, serta tim ahli dari Resik Plus. Lurah Bangunharjo, Nur Hidayat, menegaskan bahwa masalah sampah merupakan prioritas yang harus diselesaikan secara kolektif. โSelama ini, sampah masih menjadi beban lingkungan dan kesehatan warga. Kami ingin membangun sistem pengelolaan yang efektif, mulai dari pemilahan, daur ulang, hingga pengurangan sampah di sumbernya. Kolaborasi dengan Resik Plus diharapkan bisa memberikan solusi berbasis pengalaman dan teknologi,โ ujarnya.

Dalam paparannya, perwakilan Resik Plus, Imam Bayu, menyoroti pentingnya pendekatan partisipatif. โKunci keberhasilan pengelolaan sampah ada di tangan masyarakat. Kami akan membantu membentuk eco-ranger (kader lingkungan) yang dilatih untuk mengedukasi warga tentang pemilahan sampah organik dan anorganik, pengomposan, serta pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi,โ jelas Dian.
Selain itu, Resik Plus juga menawarkan pendampingan teknis, seperti pembuatan bank sampah dan pemanfaatan teknologi biodigester untuk mengonversi sampah organik menjadi energi.
Antusiasme warga terlihat dari diskusi interaktif yang mengemuka. Sumaryadi, Kepala Dusun Wojo, menyatakan dukungannya. โKami siap berpartisipasi. Selama ini, banyak sampah rumah tangga yang tidak terkelola. Dengan adanya program ini, kami berharap lingkungan lebih bersih dan bisa menghasilkan pendapatan tambahan dari bank sampah,” jelasnya.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan ahli, Kalurahan Bangunharjo bertekad mengubah tantangan sampah menjadi peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (JP-3)
Categories
Recent Posts
- Menatap Masa Depan UMKM Lewat Digital Marketing 360 Derajat

- Menyulam Keramahan di Tanah Seribu Satu Goa: Strategi Baru Pacitan Memikat Wisatawan Dunia

- Pameran Seni Rupa IKASSRI โRagam #8โ Resmi Dibuka, Menjadi Ajang Silaturahmi dan Apresiasi Karya Seni Lintas Generasi

- Panen Entertainment Luncurkan Lagu OST Film MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula
- Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara DIY 2026 Resmi Dibuka
Archive
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan