Berbuka Puasa Awali yang Manis: Tinjauan Al-Qur’an, Hadis, dan Kesehatan

(Jurnalipreneur.id, Yogyakarta) – Berbuka puasa adalah momen yang dinantikan oleh umat Muslim selama bulan Ramadan. Dalam Islam, berbuka puasa dengan sesuatu yang manis, terutama kurma, sangat dianjurkan. Selain memiliki dasar dalam Al-Qur’an dan hadis, konsumsi makanan manis saat berbuka juga memiliki manfaat kesehatan yang penting bagi tubuh.

Meskipun Al-Qur’an tidak secara spesifik menyebutkan berbuka dengan makanan manis, Allah SWT berfirman mengenai pentingnya rezeki yang baik dan halal:

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu…” (QS. Al-Baqarah: 172).

Kurma adalah salah satu rezeki terbaik yang dianugerahkan Allah, sebagaimana disebutkan dalam banyak ayat Al-Qur’an, salah satunya:

“Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.” (QS. Maryam: 25).

Ayat ini menunjukkan bahwa kurma adalah makanan yang penuh berkah dan dianjurkan untuk dikonsumsi, termasuk saat berbuka puasa.

Rasulullah ๏ทบ sangat menganjurkan berbuka dengan kurma atau sesuatu yang manis. Dalam Hadist disebutkan:

“Apabila salah seorang di antara kalian berbuka puasa, maka hendaklah ia berbuka dengan kurma, karena kurma itu adalah berkah. Jika tidak ada kurma, maka hendaklah ia berbuka dengan air, karena air itu menyucikan.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Dalam hadist lain, Anas bin Malik meriwayatkan: ย “Rasulullah ๏ทบ berbuka dengan beberapa butir kurma segar sebelum shalat, jika tidak ada, maka dengan kurma kering, jika tidak ada, maka beliau minum beberapa teguk air.” (HR. Abu Dawud, Ahmad, dan Tirmidzi).

Hadist ini menunjukkan bahwa berbuka dengan yang manis, terutama kurma, adalah sunnah Rasulullah ๏ทบ yang sangat dianjurkan.

Kemudian dilihat dari sudut pandang kesehatan, berbuka dengan sesuatu yang manis memiliki banyak manfaat, terutama dalam mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Mengembalikan Energi dengan Cepat, saat berpuasa, kadar gula dalam darah menurun. Konsumsi makanan manis seperti kurma dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah sehingga tubuh kembali bertenaga.

2. Baik untuk Pencernaan, kurma mengandung serat alami yang membantu memperlancar pencernaan, sehingga sangat baik dikonsumsi saat berbuka puasa.

3. Mencegah Makan Berlebihan, mengawali berbuka dengan yang manis, terutama kurma, dapat memberikan rasa kenyang lebih awal sehingga mengurangi kemungkinan makan berlebihan saat berbuka.

4. Sumber Antioksidan dan Nutrisi, kurma kaya akan vitamin dan mineral seperti potassium, magnesium, dan zat besi yang penting untuk kesehatan tubuh.

Berbuka puasa dengan yang manis, terutama kurma, adalah sunnah Rasulullah ๏ทบ yang memiliki dasar dalam Al-Qur’an dan hadis. Selain itu, dari sisi kesehatan, makanan manis dapat membantu tubuh pulih lebih cepat setelah seharian berpuasa. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk mengamalkan kebiasaan ini sebagai bentuk ibadah dan menjaga kesehatan selama bulan Ramadan.

Oleh: Agus Susanto (Founder Jurnalispreneur.id)


MITRA JURNALISPRENEUR.ID