Keranjang Anda kosong!

(Jurnalispreneur.id, Sleman)ย โ Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) bersama The Gade Integrated Farming menggelar kegiatan kolaboratif dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen INTANI untuk mendorong swasembada pangan, khususnya dalam sektor pertanian dan agribisnis berkelanjutan.
Dalam acara penutupan Bimbingan Teknis dan Uji Kompetensi Fasilitator Pertanian Organik Petani Mitra Binaan TJSL PT Pegadaian yang diselenggarakan di Yogyakarta 13 s.d. 16 Februari 2026 dan ย dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian, termasuk petani binaan, PT Pegadaian dan Fakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman, Ketua Umum INTANI memaparkan berbagai strategi dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu fokus utama adalah integrasi teknologi pertanian modern dengan pendekatan ekosistem berkelanjutan yang diterapkan dalam program The Gade Integrated Farming.

Ketua Umum INTANI, Guntur S Mahardika, menyampaikan bahwa keberlanjutan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada hasil panen yang tinggi, tetapi juga pada ekosistem pertanian yang efisien dan mandiri. โMelalui The Gade Integrated Farming, kami menghadirkan model pertanian yang tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memastikan kesejahteraan petani dengan akses yang lebih baik terhadap teknologi, pembiayaan, dan pasar,โ ujarnya.
Dalam kegiatan ini, para petani mendapatkan pelatihan langsung terkait teknik pertanian modern, pemanfaatan pupuk organik, serta strategi pemasaran berbasis digital. Selain itu, diperkenalkan pula konsep closed-loop farming, di mana sektor pertanian dan peternakan saling terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah.
Salah satu petani binaan, Marwiyah, mengungkapkan bahwa program ini memberikan manfaat nyata bagi petani lokal. โDulu kami masih menggunakan metode tradisional, tapi dengan bimbingan INTANI dan dukungan dari The Gade Integrated Farming, kami bisa meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar hasil pertanian kami,โ katanya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi pengembangan pertanian nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. INTANI menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan sektor swasta, akan terus diperkuat untuk memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global.
Dengan adanya inisiatif seperti The Gade Integrated Farming, Indonesia semakin optimis dalam mempertahankan swasembada pangan serta menciptakan ekosistem pertanian yang lebih kuat, inovatif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.(JP-3)
Categories
Recent Posts
- Pelaku UMKM, Koperasi, dan Perusahaan Didorong Tertib Pajak, SPT Tahunan PPh Badan Batas Akhir 30 April

- Sambut Tahun Baru, Swara Prambanan Gelar Festival Musik dan Budaya
- KWT Melati Kembangkan Inovasi Olahan Cabai Lokal Berbasis Pemberdayaan Perempuan

- Jogja: Lebih dari Sekadar Kota, Sebuah Filosofi Hidup

- Nikayu Hadirkan Produk Kerajinan Kayu Estetis dan Fungsional dari Bangunharjo

Archive
Tags
Akhir Lusono Al-Qurโan Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo BMT Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Festival Film Film Geguritan halal HPN 2025 IKAPRIM Inkubator Bisnis UMBY Inovasi INTANI JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kuliner organik Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis pendampingan PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan