Keranjang Anda kosong!

Yogyakarta 7 Mei 2026โ Gelaran Jogja Second Festival (JSF) 11 kembali hadir sebagai salah satu event terbesar yang menggabungkan budaya streetwear, musik, dan komunitas kreatif di Yogyakarta. Tahun ini, acara akan diselenggarakan selama empat hari, mulai 7 hingga 10 Mei 2026, bertempat di Komplek Piramid, Jalan Parangtritis Km 5,5.
Koordinator acara, Firman, menjelaskan bahwa JSF 11 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di sektor fesyen dan musik independen. โJSF 11 kami rancang sebagai wadah bagi brand lokal, komunitas, dan musisi untuk bertemu, berjejaring, sekaligus memperkuat ekosistem kreatif Jogja,โ ujarnya.
Selama empat hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhkan rangkaian acara yang padat, mulai dari pameran tenant brand lokal, live graffiti performance, hingga penampilan musik dari berbagai genre urban seperti hip hop, street rap, hingga underground.
Berdasarkan rundown acara , setiap harinya panggung utama akan diisi oleh sejumlah performer. Hari pertama (7 Mei) akan dimeriahkan oleh penampilan seperti Tuesday Louder, Roxer, Mata Panda, Bloccalito, dan Defamilita. Sementara hari kedua menghadirkan Banditoz, Gilaz, hingga Slam Harder.
Memasuki hari ketiga, suasana akan semakin ramai dengan penampilan Jemburats, Sejong Crew, hingga Begundal Clan. Puncaknya pada hari keempat (10 Mei), pengunjung akan disuguhkan aksi Street Rap Syndicate, Gangsta Lovin, Los Pakualamos, hingga DPMB.
Firman menambahkan bahwa konsep tahun ini mengusung semangat โKeep The Styleโ, yang menekankan pentingnya menjaga identitas dan kreativitas lokal di tengah arus globalisasi. โKami ingin Jogja tetap dikenal sebagai kota kreatif yang punya karakter kuat, terutama di skena street culture,โ tambahnya.
Selain hiburan, JSF 11 juga menjadi peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal dengan menghadirkan puluhan tenant dari berbagai brand streetwear dan produk kreatif lainnya. Event ini juga didukung oleh berbagai sponsor dan komunitas yang turut memperkuat ekosistem industri kreatif di Yogyakarta.
Dengan harga tiket yang terjangkau, yaitu Rp5.000, panitia menargetkan ribuan pengunjung dari berbagai daerah akan hadir meramaikan acara ini.Jogja Second Fest 11 diharapkan tidak hanya menjadi festival tahunan, tetapi juga menjadi simbol berkembangnya budaya urban dan ekonomi kreatif di Yogyakarta.(JP_3)
Categories
Recent Posts
- Jogja Second Fest 11 Siap Guncang Piramid, Hadirkan Puluhan Komunitas dan Musisi Urban

- Silaturahmi DPP ABDSI dan DPW ABDSI DIY Perkuat Kolaborasi Pendamping UMKM

- Pembukaan Pameran Seni Rupa Perempuan 2026 โFimela Energiโ Berlangsung Meriah di ISI Sewon

- Akselerasi Kualitas SDM Koperasi, PINBUK Gelar Training of Trainer (ToT) Perkoperasian Nasional

- KONGRES BMT INDONESIA HASILKAN PENGURUS BARU, KOKOHKAN PERAN APEX DORONG EKONOMI UMAT

Archive
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan