Keranjang Anda kosong!

(Jurnalispreneur.id, Sleman) โ PT Pegadaian dan Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam upaya mendukung pemberdayaan petani dan nelayan di Indonesia. Acara penandatanganan ini berlangsung di The Rich Jogja Hotel 13 Februari 2024, dan dihadiri oleh jajaran direksi PT Pegadaian serta pengurus INTANI.

Melalui kerja sama ini, PT Pegadaian dan INTANI berkomitmen untuk memberikan akses pembiayaan dan pendampingan kepada para petani dan nelayan guna meningkatkan kesejahteraan serta produktivitas mereka. Mewakili Direktur Pegadaian, Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pegadaian, Rully Yusuf, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian dan perikanan.
โKami melihat bahwa sektor pertanian dan perikanan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dengan dukungan pembiayaan yang mudah diakses serta pendampingan yang tepat, kami berharap petani dan nelayan bisa lebih berkembang dan mandiri,โ ujar Rully Yusuf.

Ketua Umum INTANI, Guntur Subagja, juga menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi dengan PT Pegadaian akan membuka peluang bagi para petani dan nelayan untuk mendapatkan akses modal usaha serta edukasi keuangan yang lebih baik.
โIni adalah langkah positif dalam membangun ekosistem pertanian dan perikanan yang lebih kuat. Kami yakin sinergi ini akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan para petani dan nelayan di seluruh Indonesia,โ ungkap Guntur Subagja.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, PT Pegadaian dan INTANI akan mengembangkan berbagai program pelatihan, pendampingan usaha, serta skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan petani dan nelayan.ย Dengan adanya nota kesepahaman ini, diharapkan sektor pertanian dan perikanan di Indonesia dapat semakin maju dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Sementara itu Penasehat Intani Prof Gunawan Sumodiningrat menyampaikan tentang filosofi Membangun Indonesia dari Desa. Pendampingan pemberdayaan komunitas tani dalam program The Gade Integrated Farming PT Pegadaian adalah salah satu momentum kebangkitan ekonomi Indonesia dari para petani di Indonesia. Prof Gun mengajak para peserta untuk membangun jiwa dan raga untuk kemandirian ekonomi dan pertanian di Indonesia.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan bimbingan teknis dan uji kompetensi Fasilitator pertanian organik bersama Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) dan Lembaga Sertifikasi Pertanian Organik (LSPO) yang di ikuti oleh 42 petani organik binaan PT Pegadaian dan INTANI dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY. (JP3)
Categories
Recent Posts
- Menatap Masa Depan UMKM Lewat Digital Marketing 360 Derajat

- Menyulam Keramahan di Tanah Seribu Satu Goa: Strategi Baru Pacitan Memikat Wisatawan Dunia

- Pameran Seni Rupa IKASSRI โRagam #8โ Resmi Dibuka, Menjadi Ajang Silaturahmi dan Apresiasi Karya Seni Lintas Generasi

- Panen Entertainment Luncurkan Lagu OST Film MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula
- Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara DIY 2026 Resmi Dibuka
Archive
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan