Keranjang Anda kosong!

(Sleman, Jurnalispreneur.id) โ Kementerian Agama (Kemenag) DIY melalui Bidang Penais Zawa menggelar kegiatan Capacity Building di Kampung Mahoni, Tanen, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, pada Senin, 20 Januari 2025.
Kegiatan yang dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai organisasi masyarakat Islam di DIY, seperti MUI DIY, Muhammadiyah DIY, NU DIY, LDII DIY, MTA DIY, Ahmadiyah DIY, serta staff Kemenag DIY bidang Penais Zawa ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan zakat, wakaf, dan moderasi beragama.

Semangat Kebersamaan dan Moderasi Kegiatan ini dimulai dengan antusiasme tinggi. Para peserta yang hadir bersama-sama melantunkan yel-yel bertema moderasi yang berbunyi: โModerasi, ok, rukun, ya, istimewa, injih!โ Yel-yel tersebut tidak hanya sebagai pembuka acara, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan, kerukunan, dan komitmen untuk menjalankan prinsip moderasi dalam setiap langkah kegiatan ini.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi outbound interaktif yang dipandu oleh instruktur dari Kampung Mahoni. Kegiatan outbound yang melibatkan seluruh peserta ini dirancang untuk mempererat sinergi antarpeserta melalui permainan edukatif yang menekankan nilai-nilai kebersamaan, kepercayaan, dan kolaborasi.
Dalam permainan tersebut, para peserta diajak untuk lebih memahami bagaimana mempraktikkan moderasi, kerukunan, dan semangat istimewa dalam kehidupan sehari-hari.
Sesi utama kegiatan ini berisi pembekalan tentang pentingnya sikap moderasi dalam kehidupan beragama, terutama dalam mengelola Penais Zawa. Narasumber menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan kunci untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dan agar program Penais Zawa dapat lebih relevan serta bermanfaat untuk masyarakat di DIY.
Sambutan Kepala Kemenag DIY Di akhir acara, Kepala Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, M.A, menyampaikan sambutan yang menginspirasi. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara Kemenag dan ormas-ormas Islam dalam memajukan pengelolaan zakat dan wakaf yang moderat, harmonis, dan sejahtera di DIY. โMelalui capacity building ini, kami harapkan terwujud kolaborasi yang lebih kuat antara Kemenag dan ormas Islam dalam membangun masyarakat yang moderat, harmonis, dan sejahtera,โ ujarnya.

Sebagai penutupan, kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara seluruh peserta untuk terus memajukan Penais Zawa dengan semangat moderasi, kerja sama, dan inovasi. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan dan komitmen para peserta dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 yang lebih moderat dan rukun.
Salah satu peserta, Jumarodin mengatakan bahwa kegiatan Capacity Building ini menunjukkan betapa pentingnya adanya kolaborasi yang terpadu. “Munculnya kolaborasi Kemenag dan ormas-ormas Islam dalam menciptakan kerukunan dan memperkuat pengelolaan zakat serta wakaf di Daerah Istimewa Yogyakarta bersinergi kedepannya,” ucapnya. (JP2)
Categories
Recent Posts
- Dunadi ; Seniman Pematung Bantul Membangun Ekosistem Seni Tiga Dimensi dengan Karya.

- Innovation Summit #4 UMBY: Wadah Kreativitas dan Inovasi untuk Mempersiapkan Generasi Unggul Masa Depan

- RRI Yogyakarta Dukung Pelaksanaan Innovation Summit #4 UMBY melalui Program Obrolan Komunitas

- IKAPRIM Bakal Mengudara di RRI Pro 1 Jogja untuk Reuni Nostalgia

- Hakordia 2025 Hadirkan Pameran, Edukasi Dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Archive
Tags
Akhir Lusono Al-Qurโan bakso Bangunharjo buka puasa Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Festival Film Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Inkubator Bisnis UMBY Inovasi INTANI JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kuliner organik Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan sanggar pawuhan senam sehat Silaturahmi Taman Kuliner Bangunharjo Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan