Keranjang Anda kosong!

(Kulonprogo-Jurnalispreuner.id) Desa Jangkaran yang berada di dekat Bandara Yogyakarta Internasional Airport terus menunjukkan kemajuan dalam mengembangkan potensi lokal melalui produk unggulan berbasis telang. Pada Jumat (11/1/2025),Tim Jurnalispreuner mengunjungi ย Dwi Purnami, Agen Minuman & Snack Aloevera, Aneka Cake & Bolen, Telur Asin BANDARA yang berfokus pada kegiatan pengolahan telang dan sereh menjadi berbagai produk bernilai tinggi, seperti minuman herbal organik.

Ketika ditemui Tim Jurnalispreuner ; Dwi Purnami, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memberdayakan UMKM di desa. โTelang dan Serehย merupakan komoditas utama desa kami. Dengan inovasi pengolahan ini, kami ingin mengangkat potensi lokal menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar nasional dan internasional,โ ujarnya.

Dalam program ini, selain telang sereh, anggota Kelompok Wanita Tani dan Pelaku UMKM setempat jugaย dilibatkan secara aktif. Para pelaku usaha mendapatkan pelatihan pengolahan jahe merah, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran digital. Pelatihan tersebut didukung oleh Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten, serta lembaga swasta yang peduli terhadap pengembangan ekonomi desaย ujar Dwi Purnami.

Dwi Purnami sebelumnya adalah aktivis pemberdayaan masyarakat dan Pendamping Desa, yang memberikan contoh (mentoring) kepada Pelaku UMKM Desa. Sebelumnya hanya menjual telur asin rasa soto, kini mulai memproduksi minuman telang sere, dan membantu memasarkan berbagai produk UMKM lokal lainnya seperti minyak sere, Virgin Coconut Oil, Emping Mlinjo, dan berbagai aneka olahan lidah buaya. Hasilnya, beberapa produk UMKM lokalย sudah mulai dikenal hingga luar daerah,โ ungkapnya dengan bangga.


Selain pelatihan, pemerintah daerah juga menyediakan ย memberikan bantuan pemasaran melalui promosi di pameran lokal dan internasional. Selain Bazar UMKM, setiap hari minggu pelaku UMKM dapat berjualan di acara Car Free Day yang berada di Alun Alun Wates, Kabupaten Kulonprogo. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tidak hanya membantu perekonomian, program ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga desa, terutama ibu rumah tangga dan pemuda. (JP3)

Categories
Recent Posts
- Pelaku UMKM, Koperasi, dan Perusahaan Didorong Tertib Pajak, SPT Tahunan PPh Badan Batas Akhir 30 April

- Sambut Tahun Baru, Swara Prambanan Gelar Festival Musik dan Budaya
- KWT Melati Kembangkan Inovasi Olahan Cabai Lokal Berbasis Pemberdayaan Perempuan

- Jogja: Lebih dari Sekadar Kota, Sebuah Filosofi Hidup

- Nikayu Hadirkan Produk Kerajinan Kayu Estetis dan Fungsional dari Bangunharjo

Archive
Tags
Akhir Lusono Al-Qurโan Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo BMT Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Festival Film Film Geguritan halal HPN 2025 IKAPRIM Inkubator Bisnis UMBY Inovasi INTANI JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kuliner organik Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis pendampingan PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan