Keranjang Anda kosong!

(Bantul, Jurnalispreneur.id) โ Bagi pecinta kuliner yang serba panas, Baso Aci Cuangki Banguntapan bisa menjadi pilihan. Kuliner yang berasal dari daerah Garut, Jawa Barat ini cocok banget buat kalangan mahasiswa, perkantoran, ibu-ibu arisan sampai komunitas serta keluarga/trah.
Dikatakan unik, karena biasanya bakso atau baso terbuat dari daging sapi, ayam atau ikan, namun Baso Aci Cuangki Banguntapan bahan baku baso terbuat dari tepung tapioka alias tepung aci.
Awalnya, Baso Aci Cuangki Banguntapan yang buka outlet di Jalan Pleret Km 2, Jambidan Banguntapan Bantul ini dikelola ย Teh Ade, orang asli Garut Jawa Barat. Dengan bekal resep dari nenek moyangnya, Teh Ade mencoba untuk mengembangkan di Jogja, termasuk nama usahanya menggunakan nama yang menyesuaikan lidah Jawa.
Menurut istilah aslinya berbunyi โBaso Aci Cuankiโ, namun agar memudahkan lidah orang Jawa. “Saya memilih nama usahanya dengan โBaso Aci Cuangki Banguntapanโ, istilah Banguntapan ini menyesuaikan dengan nama kecamatan tempat tinggal saya,” jelas Teh Ade ke Jurnalispreneur.id, Selasa (13/1/2025) di outletnya.
Berjalannya waktu dan semakin bertambahnya pelanggan,ย untuk operasional harian, Teh Ade dibantu anaknya Tiara, yang juga mahasiswi Desain Komunikasi Visual (DKV) sebuah PTS di Jogja tahun 2025 ini dipercaya penuh untuk mengelola.ย “Hal ini karena Tiara lebih terampil dan cekatan, juga melatih kemandirian sejak usia muda,” papar Teh Ade.
Ia menjelaskan, sejak pertama kali buka hingga sekarang, warung ini melayani penjualan secara online, bermitra dengan layanan jasa antar, mulai dari GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood. “Bagi masyarakat yang ingin menikmati lezatnya Baso Aci Cuangki Banguntapam, tinggal menggerakkan dua jempol, pesanan sudah sampai di depan rumah,” imbuhnya.

Di kuline ini, beberapa macam menu yang dapat dipilih sesuai dengan selera dan kondisi kantong, antara lain :
Baso Aci – Mini, Rp. 5.000, dengan komposisi: Baso aci, Cuangki lidah, Sipmay kering mini 1, Cuangki tahu 1 dan Cikur ยฝ.
Kemudian Baso Aci – Reguler, Rp. 12.000 dengan komposisi: Baso aci 7, Cuangki lidah 2, Sipmay kering mini 2, Cuangki tahu 2, Batagor kering mini 2 dan Cikur 1.
Sedangkan Baso Aci – Jumbo, ย Rp. 18.000 dengan komposisi: Baso aci 10, Cuangki lidah 3, Sipmay kering mini 3, Cuangki tahu 3, Batagor kering mini 3 dan Cikur 1 ยฝ.
Perlu diketahui, semua macam menu diatas, ada pilihan pedas mulai level 1 hingga 5.
“Disarankan untuk pembelian secara online, apabila melalui GoFood, tinggal menulis Baso Aci CUANGKI. Begitu pula apabila pilih menggunakan jasa layanan dari ShopeeFood, dan GrabFood juga tinggal tulis Baso Aci CUANGKI. Informasi detailnya juga bisa mengunjungi instagram @basoacicuangki atau WA di 0896.7200.4482,” tambah Teh Ade.
“Sedangkan bagi yang menghendaki pembelian secara offline, bisa datang langsung ke Jalan Pleret Km 2, Jambidan Banguntapan Bantul, lokasinya sebelah Tenggara perempatan Ringroad Kotagede, atau juga bisa buka dengan maps: https://maps.app.goo.gl/NfZyHqV7zwBfRvfB6.,” pungkasnya. (Skn)
Categories
Recent Posts
- Pelaku UMKM, Koperasi, dan Perusahaan Didorong Tertib Pajak, SPT Tahunan PPh Badan Batas Akhir 30 April

- Sambut Tahun Baru, Swara Prambanan Gelar Festival Musik dan Budaya
- KWT Melati Kembangkan Inovasi Olahan Cabai Lokal Berbasis Pemberdayaan Perempuan

- Jogja: Lebih dari Sekadar Kota, Sebuah Filosofi Hidup

- Nikayu Hadirkan Produk Kerajinan Kayu Estetis dan Fungsional dari Bangunharjo

Archive
Tags
Akhir Lusono Al-Qurโan Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo BMT Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Festival Film Film Geguritan halal HPN 2025 IKAPRIM Inkubator Bisnis UMBY Inovasi INTANI JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kuliner organik Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis pendampingan PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan