Keranjang Anda kosong!

(Temanggung, Jurnalispreneur.id) -Berkunjung ke suatu daerah belum lengkap jikaย belum mencicipi makanan khasnya, apalagi sesuatu yang viral, legend dan langka yang tidakย didapatkanย ditempat lain. Nah, saat ini terasa istimewa awak Jurnalispreneur.id bisa mendatangi warung yang sudah ada sebelum Indonesia Merdeka, yakniย sejak tahun 1800.
Kuliner ini namanya “Waroeng Jadoel” yang berlokasi di tengah Kota Jl. Jendral Sudirman No.102 Jampirejo Temanggung, Jawa Tengah, lokasi yang strategis ditengah kota, mudah dijangkau konsumen dan menjadi daya tarik tersendiri.
Pemilik Warung Siti Sukastiyah, usia 77 tahun dengan luwes melayani konsumen dan mengelola warungnya dengan baik. Hingga sekarang sudah generasi ke 3, warung ini tetap eksis dan tidak sepi pengunjung, ditengah banyaknya gempuran makanan sajian yang modern dan yang trend.

Pemilik yang seharian nya berbusana kebaya, lincah dan awet muda ini. “Saya bangga sekarang sudah berhasil mendidik 2 orang anak-anak saya menjadi cikal bakal penerus “Waroeng Jadoel” ke depannya,” cerita Siti Sukastiyah kepada Jurnalispreneur.id, di Sabtu sore (11/1/2025) di warungnya.
Waroeng Jadoel ini tetap mempertahankan luas, tampilan, tata ruangan dan penataan makanannya serta tetap menggunakan toples kaca gaya kuno dan unik, bangku kayu panjang untuk tempat duduk konsumen, dibiarkan tetap tampak suasana kuno.
Varian menunya tidak pernah dirubah sejak dulu yang khas kental dengan selera jawa tradisional, seperti sayur brongkos sapi, terik tempe, tahu bacem, krecek , opor ayam, masak tongkol cabe ijo, sajian gorengan tahu, tempe, bakwan dan tak lupa jajan tradisional, sepertiย wajiknya yang enak empuk dan gurih memang terasa awet di lidah dan tetap dikenang.
“Disamping sajian menu makanan yang berjejer di rak,ย ada sajian makanan ringan produk UMKM setempat disiniย yangย dititipkan di warung dan tetap mempertahankan ciri khasnya,” ungkap Siti Sukastiyah.
Rifat (28) salah satu pelanggan dari Kulon Progo Yogyakarta yang datang ke “Waroengย Jadoel” bersama keluarga mengatakan, sudah ke-5 kali ke sini.ย “Saya datang ke warung tradisional ini untuk transit dan makan, selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Semarang. Menu favorit saya tongkol lombok ijo, opor ayam, brongkos, dan harga makanannya juga sangat terjangkau,” tuturnya.
Hingga kini Siti Sukastiyah berjanji pada keluarganya akan tetap mempertahankanย warungnya sampai kapanpun, bahkan hingga generasi selanjutnya.
Atas kerja kerasnya, Waroeng Jadoel sudah mendapatkan penghargaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisataย Kabupaten Temanggung danย merupakan Aset dari Pemerintah Daerah yang akan tetap dipertahankan. (SH)
Categories
Recent Posts
- IKAPRIM Bakal Mengudara di RRI Pro 1 Jogja untuk Reuni Nostalgia

- Hakordia 2025 Hadirkan Pameran, Edukasi Dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- JAFF 2025 Berakhir, Suka Duka Tawa Menjadi Film Penutup
- Komisi Pemberantasan Korupsi Gelar HAKORDIA 2025 di Yogyakarta
- PBMT Maal dan LAZ MKU Jalin Kolaborasi dengan FOSSEI Regional Yogyakarta

Archive
Tags
Akhir Lusono Al-Qurโan Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Festival Film Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Inovasi INTANI JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kriya kuliner Mie lethek Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan sanggar pawuhan senam sehat Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID











Tinggalkan Balasan