Keranjang Anda kosong!

(Bantul, Jurnalispreneur.id) – Tempat kuliner yang satu ini tidak asing lagi bagi kalangan pesepeda atau gowesser dari Jogja dan sekitarnya. Begitu juga kalangan masyarakat yang menyukai masakan khas ndeso, baik masakan sayur-sayuran, jajanannya serta minumannya.ย Namanya sudah viral di medsos, yakni Angkringan Puncak Bibis, pecintanya menu kuliner angkringan, dari kalangan mahasiswa, perkantoran, ibu-ibu arisan sampai komunitas serta keluarga/trah.

Angkringan Puncak Bibis yang terletak di Jl. Daniswara, Bibis, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, menjadi salah satu destinasi kuliner favorit bagi para pengunjung yang sedang menikmati suasana santai di kawasan ini. Dengan konsep angkringan yang khas, tempat ini menawarkan berbagai macam makanan ringan dan minuman yang menggugah selera yang khas dengan desa.
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pengunjung, Dewi Indrawati, dari Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta yang sedang menikmati hidangan di angkringan ini, “Masakannya enak dan harganya murah meriah, tempatnya juga nyaman untuk nongkrong atau sekadar menikmati waktu luang,” tuturnya kepada Jurnalispreneur.id di Minggu siang (12/1/2025).

Angkringan Puncak Bibis menyajikan berbagai pilihan menu tradisional seperti nasi kucing, sate, gorengan, sayur lodek, sayur oseng kates, oseng usus, oseng kacang, telur pedes dan masih banyak aneka sayur serta aneka minuman khas yang selalu berhasil memanjakan lidah pengunjung. Tak hanya itu, atmosfer yang tenang dan sejuk dengan pemandangan sekitar juga menambah kenyamanan para pengunjung untuk bersantai sambil menyantap makanan.
Selain kelezatan makanan dan minuman, faktor harga yang terjangkau menjadi salah satu daya tarik utama. Banyak pengunjung yang merasa puas dengan pengalaman kuliner mereka di sini, karena kualitas dan kuantitas yang ditawarkan sangat sebanding dengan harga yang dibayar.
Dengan suasana yang nyaman dan menu yang menggiurkan, parkir yang luas dan hanya 45 menit dapat di jangkau dari pusat kota. Angkringan Puncak Bibis tampaknya akan terus menjadi pilihan tepat bagi warga Yogyakarta dan wisatawan yang ingin menikmati kuliner khas desa dengan harga yang bersahabat, buka dari pukul 06.00 hingga 21.00 wib. (JP1)
Categories
Recent Posts
- Keloridaโ, Jejak Perjuangan Haida dan KWT Bakulan Rejeki Mengangkat Kelor dari Pekarangan Desa

- LPK Omotenashi Resmi Soft Launching di Yogyakarta, Siapkan SDM Siap Kerja ke Jepang

- Yogyakarta Siap Jadi Tuan Rumah Lokakarya Nasional BMT 2026

- Usulan Youth Center dan Wisata Sungai Mengemuka di Pra Musrenbang Mergangsan

- Peringati HPN, Top Malioboro Hotel bersama PWI DIY Gelar Donor Darah. Ayo Ikut!

Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo BMT Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 IKAPRIM Inovasi INTANI JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner organik Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan sanggar pawuhan Silaturahmi Taman Kuliner Bangunharjo Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan