Keranjang Anda kosong!

(Kulon Progo, Jurnalispreuner.id) – Kulonprogo sebagai daerah penyangga Bandara YIA, terus mengukuhkan dirinya sebagai daerah yang mendukung pengembangan produk halal. Tri Sukemi sebagai penyelia halal lokal, terus berupaya melakukan inisiasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di wilayah tersebut.

Inisiatif ini bertujuan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kulon Progo dalam memenuhi standar sertifikasi halal. “Kami selaku Penyelia halal lokal berperan aktif dalam mendampingi pelaku usaha, mulai dari proses produksi, pengolahan bahan baku, hingga memastikan seluruh tahapan sesuai dengan prinsip halal,” ujar Tri Sukemi kepada Jurnalispreneur.id, Kamis (9/1/25) di Mall Pelayanan Publik Kulon Progo.

โPeran penyelia halal sangat penting, terutama untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai jaminan kualitas dan kepercayaan konsumen,โ ujar salah satu pejabat Mall Pelayanan Publik Kabupaten Kulonprogo.
Sebagai langkah awal, berbagai pelatihan dan workshop telah diadakan, bekerja sama dengan lembaga sertifikasi halal dan tokoh masyarakat setempat. Pelatihan ini tidak hanya membahas aspek teknis, tetapi juga memberikan pendampingan administratif bagi pelaku UMKM agar dapat mengurus sertifikasi halal dengan lebih mudah.

Hingga saat ini, sudah puluhan pelaku UMKM yang berhasil mendapatkan sertifikat halal berkat pendampingan langsung dari penyelia halal lokal. Produk-produk tersebut meliputi makanan, minuman, serta kerajinan berbasis bahan alami yang khas dari Kulon Progo.ย Inisiatif pengembangan ekosistem halal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat identitas Kulon Progo sebagai kabupaten yang ramah halal.
Melalui sinergi antara pemerintah, penyelia halal lokal, dan pelaku UMKM, Kulon Progo tidak hanya berkomitmen pada standar mutu, tetapi juga pada keberlanjutan ekonomi yang inklusif dan berbasis nilai-nilai syariah tambah Ibu Tri Sukemi. Selain terjadwal piket di Mall Pelayanan Publik bersama Kemenag, saat ini Tri Sukemi telah melakukan berbagai pendampingan sertifikasi halal diantaranya kepada Kelompok Wanita Tani di Sri Kayangan, Kelompok Gula Semut di Kokap, Kelompok UMKM di Pengasih, serta beberapa pelaku UMKM Pasar di Pasar Lendah.(JP3)

Categories
Recent Posts
- Seminar Indonesia Pacific Cultural Connect ‘Beyond the Cultural Exchange’ Digelar di Yogyakarta
- Bukit Songo Papat: Merawat Ingatan Tragedi Merapi 1994, Menyusuri Sejarah, dan Mengembangkan Potensi Desa Hargobinangun

- Menuju Kemandirian Pangan Indonesia: Indonesia Local Flour Initiative Dorong Substitusi Gandum Berbasis Pangan Lokal

- Film Pasukan 1000 Janda Rilis Trailer & Poster, Tayang 12 November

- Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026 Resmi Ditutup

Archive
- Oktober 2026
- September 2026
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#FKY #Kebudayaan #Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa wisata DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi kota kreatif kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi TBC Tera View Tim Jurnalispreneur.id UCCN UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan