Keranjang Anda kosong!
Jurnalispreneur Bantul
Seiring dengan kemajuan zaman kini tumbuh subur gerai makanan cepat saji , baik di wilayah perkotaan sampai ke pelosok desa.
Gerai makanan cepat saji ini rata – rata target marketnya adalah kalangan kaum muda. Mereka menawarkan berbagai macam produk makanan cepat saji yang menarik para penikmat kuliner terutama kalangan anak muda.
Di tengah gempuran gerari makanan cepat saji tersebut, ada satu kampung di desa Caturharjo , Pandak wilayah Bantul selatan yang menjadi tujuan wisata kuliner lokal sepesial olahan mie lethek.
Mie lethek bagi sebagian orang masih banyak yang belum tau apa itu mie lethek. Mie yang terbuat dari tepung singkong ini memang mempunyai tampilan yang kurang menarik atau dalam bahasa jawanya lethek.namun sebenarnya tampilan yang lethek itu karena proses pembuatanya yang tanpa mengunakan bahan pemutih dan pengawet, sehingga secara tampilan kurang menarik.
Di sela kunjungan tim Jurnalispreneur di sentra kampung Kuliner mie Lethek Caturhajo Selasa 31 Desember 24, kami sempat mampir ke salah satu warung yang menyajikan olahan mie letek yang nama warungnya cukup unik yaitu WARUNG BAKMI NYENI
Warung bakmi NYENI selain unik namanya juga mempunyai menu makanan olahan mie lethek dengan citarasa yang unik serta menggugah selera . Di antaranya ada mie lethek goreng citarasa oriental, ada juga menu andalan dari warung Nyeni mie godog balungan ayam kampung. Citarasa yang tentunya berbeda dari biasanya sajian mie lethek.
Sesuai dengan wawancara dengan pemilik Warung Nyeni Bapak Seniman bahwa beliau membuka warung Bakmiini belum lama yaitu kurang lebih baru 1 tahun ujar pak Seni.
Menurut pak Seniman “citarasa oriental menjadi ciri khas warungnya.
Dengan koki yang handal telah berpengalaman kerja di restauran ternama di Jakarta.
Pak Seniman juga Percaya diri warungnya akan berkembang pesat walaupun warungnya di kampung
dan maraknya gempuran gerai makanan cepat saji.
Jika anda penasaran dengan sajian mie lethek ala warung Bakmi Nyeni bisa memesan tempat terlebih dahulu melalui nomor WA 081393607070 supaya tidak kehabisan setok ketika sampai di lokasi.
(Kontributor Jurnalispreneur’Ismundiardi)
Categories
Recent Posts
- Hari Jadi DIY ke-271: Peran Kalurahan Menjaga Keistimewaan Yogyakarta

- โGali Sejarah Lewat Layar Lebar, Museum History of Java Gelar ‘Sinema Museum Jawa’

- Dompet Dhuafa Yogyakarta Gelar Konser Amal untuk Penyintas Kanker dan Korban Banjir Sumatera

- PT Visindo Perkuat Sinergi Melalui Kajian Intelektual Ramadhan: Fokus pada Kolaborasi Pentahelix dan Resiliensi

- Ketahanan Pangan Desa Bangunharjo: Panen Raya Terong Nasubi, Solusi Sayur Sehat Harga Rakyat

Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan