Keranjang Anda kosong!

(Sleman, Jurnalispreneur.id) โ Era sekarang ini sangatlah penting untuk meningkatkan kapasitas kelompok usaha UMKM ternak kambing dan domba di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Tim PINBAS MUI DIY menggelar acara silaturahmi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM). Pertemuan ini berlangsung di Ruang Sidang Fisiologi, Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Sleman, pada Selasa, 7 Januari 2025.
Acara ini dihadiri oleh Ketua PINBAS MUI DIY, Jumarodin, bersama sejumlah akademisi dari FKH UGM, antara lain Prof. Drh. Sarmin, Prof. Drh. Puji Astuti, Prof. Drh. Irkham, dan Dr. Drh. Claude Mona Airin. Tujuan utama pertemuan ini adalah merancang program pendampingan yang terintegrasi dan berkelanjutan, guna menjawab tantangan yang dihadapi oleh UMKM ternak kambing dan domba di DIY.

Kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan penyediaan bahan baku kuliner halal, terutama untuk warung sate dan aqiqah. Dengan permintaan yang terus meningkat, mencapai 1.000 ekor kambing dan domba per bulan, kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas produksi dan memastikan keberlanjutan usaha bagi kelompok UMKM ternak kambing dan domba di DIY.

Dalam FGD tersebut, Prof. Drh. Sarmin memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, pendampingan teknis dan manajerial sangat penting agar UMKM dapat memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang, sambil tetap menjaga kualitas produk sesuai dengan standar halal. Program pendampingan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pelatihan kesehatan hewan, manajemen kandang, hingga strategi pemasaran yang berbasis pada kebutuhan konsumen.
Dr. Drh. Claude Mona Airin juga mengemukakan harapan yang sama, bahwa kolaborasi ini dapat memberikan solusi nyata untuk tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM ternak kambing dan domba di DIY. “Kami berharap kerjasama ini dapat memperkuat ekosistem usaha halal di DIY, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Dr. Airin.
Diharapkan, kolaborasi antara Tim PINBAS MUI DIY dan FKH UGM ini bukan hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan sebuah program pendampingan yang berkelanjutan. Dengan langkah konkret ini, diharapkan kelompok usaha UMKM ternak kambing dan domba di DIY dapat lebih siap untuk memenuhi kebutuhan pasar, meningkatkan produksi, dan menjaga kualitas produk agar tetap sesuai dengan tuntutan pasar halal.
Acara ini juga menjadi langkah awal yang penting untuk menghubungkan akademisi dengan pelaku usaha, sekaligus memperkuat sinergi dalam mengembangkan sektor UMKM yang berfokus pada sektor ternak kambing dan domba di DIY. (JP2)
Categories
Recent Posts
- KONGRES BMT INDONESIA HASILKAN PENGURUS BARU, KOKOHKAN PERAN APEX DORONG EKONOMI UMAT

- โSoliditas Terjaga, RAT Inkopsyah BMT Tetapkan Arah Strategis Baruโย

- โTransformasi BMT untuk Indonesia Mandiri: Menguatkan Kelembagaan, Membangun Ekosistem Ekonomi Umatโ

- Dukung Eliminasi TBC, Bupati Gunungkidul Tinjau ACF
- TBC di Indonesia Peringkat Dua Dunia, Pakar: 12-14 Orang Meninggal Tiap Jam
Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan