Dari Aceh hingga Papua, Pengurus DPN ABDSI Satukan Komitmen Bangun Ekosistem BDS Nasional

Jurnalispreneur.id_Makassar. Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Business Development Services Indonesia (DPN ABDSI) periode 2026โ€“2030 menggelar rapat perdana sekaligus silaturahmi nasional pada Sabtu, 9 Mei 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 pengurus DPN ABDSI yang tersebar dari Aceh hingga Papua, sebagai wujud semangat kebersamaan dan komitmen kolektif dalam memperkuat ekosistem Business Development Services (BDS) untuk mendukung kemajuan koperasi dan UMKM Indonesia.

Forum nasional tersebut dipandu oleh Sekretaris Jenderal DPN ABDSI, Siti Nur Maftuha, dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Dalam rapat tersebut, Ketua Umum DPN ABDSI, Bahrul Ulum Ilham, menyampaikan arah strategis organisasi serta penguatan peran ABDSI sebagai organisasi profesi pendamping koperasi dan UMKM terbesar di Indonesia.

Dalam paparannya, Bahrul Ulum Ilham menegaskan bahwa ABDSI harus mampu menjadi organisasi profesi yang kuat secara kelembagaan, mandiri, inovatif, dan berdaya saing dalam mendukung transformasi UMKM nasional. Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, penguatan tata kelola, penyamaan persepsi antar pengurus, serta pembangunan budaya kerja yang profesional dan akuntabel.

Menurutnya, tantangan pendampingan UMKM ke depan semakin kompleks, mulai dari fragmentasi kualitas layanan, kebutuhan standarisasi kompetensi, transformasi digital berbasis artificial intelligence (AI), hingga penguatan posisi ABDSI sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha. Karena itu, ABDSI mendorong pengembangan sistem pendampingan yang lebih profesional, terintegrasi, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan desain struktur organisasi DPN ABDSI 2026โ€“2030 yang dirancang lebih profesional dan berbasis platform. Struktur baru ini menitikberatkan pada penguatan empat bidang strategis, yakni Kelembagaan dan Keanggotaan, Pelayanan Anggota dan KUMKM, Pengembangan Profesi dan Sertifikasi, serta Kemitraan Strategis dan Transformasi Digital. Selain itu, DPN ABDSI juga membentuk tiga badan khusus, yaitu Badan Akademi BDS, Badan Asesmen BDS, dan Badan Riset & Pengembangan (R&D), guna memperkuat kapasitas organisasi dan kualitas layanan pendampingan usaha di tingkat nasional.

Sebagai langkah awal kepengurusan baru, DPN ABDSI turut membahas sejumlah program prioritas atau quick wins, di antaranya validasi database nasional anggota, aktivasi DPW prioritas, program โ€œABDSI Menyapa Daerahโ€, webinar nasional AI dan UMKM, pilot sertifikasi anggota berbasis BNSP, hingga penguatan kemitraan dengan kementerian, BUMN, dan lembaga strategis lainnya.

Semangat persatuan lintas daerah yang hadir dalam rapat perdana ini menjadi energi baru bagi DPN ABDSI untuk membangun organisasi yang semakin solid dan berdampak. Dari Aceh hingga Papua, para pengurus sepakat untuk bersama-sama memperkuat ekosistem pendampingan usaha yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan demi mendorong daya saing koperasi dan UMKM Indonesia di tingkat nasional maupun global.ย (JP_3)


MITRA JURNALISPRENEUR.ID