Ribuan Warga Meriahkan Senam Massal dan Soft Opening Museum History of Java dalam Rangka HUT Kalurahan Bangunharjo ke-79

(Jurnalispreneur.id_Bantul) โ€” Lebih dari seribu warga Kalurahan Bangunharjo dan sekitarnya memadati kawasan Museum History of Java, Jalan Parangtritis Km 5,5, Minggu (9/11). Suasana meriah dan penuh semangat tampak sejak pagi hari dalam kegiatan Senam Massal Ambal Warsa Bangunharjo ke-79, yang digelar oleh Pemerintah Kalurahan Bangunharjo bekerja sama dengan BUMDes Bangkit Karya Bangunharjo dan PT Mataram Bangkit Bersinergi.ย Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kalurahan Bangunharjo ke-79, yang juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM lokal, serta Soft Opening Museum History of Java (HOJ).

Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Wakil Bupati Bantul, Bapak Aris Suharyanta, yang membuka secara resmi kegiatan sekaligus melakukan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya operasional Museum History of Java. Seusai seremoni, beliau berkesempatan berkeliling area museum, meninjau berbagai koleksi sejarah dan menyapa para pelaku UMKM yang turut meramaikan bazar.ย Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan masyarakat Bangunharjo dalam menjaga kebersamaan serta melestarikan nilai-nilai budaya.ย โ€œBangunharjo ini luar biasa, semangat warganya patut dicontoh. Acara seperti ini bukan hanya memperingati hari jadi, tetapi juga memperkuat rasa gotong royong dan kebanggaan terhadap potensi lokal. Museum History of Java bisa menjadi pusat edukasi sekaligus kebanggaan masyarakat Bantul,โ€ ujar Aris Suharyanta.

Menariknya, setelah prosesi peresmian, Wakil Bupati turut mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengukuran tekanan darah dan kadar gula darah, sebagai bentuk teladan pentingnya menjaga kesehatan di tengah aktivitas masyarakat.

Lurah Bangunharjo, Nur Hidayat, dalam keterangannya menyampaikan bahwa peringatan HUT kali ini dirancang sebagai momentum kebangkitan menuju masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

โ€œKami ingin Ambal Warsa ke-79 ini menjadi simbol kebangkitan Bangunharjo โ€” gumregah dalam arti sesungguhnya. Melalui kegiatan senam massal, pemeriksaan kesehatan, dan bazar UMKM, kami berharap masyarakat semakin sehat, kreatif, dan berdaya. Kehadiran Museum History of Java juga menjadi pelengkap semangat pelestarian sejarah dan budaya di wilayah kami,โ€ jelas Nur Hidayat.

Rangkaian acara juga menjadi ajang promosi dan pemberdayaan UMKM lokal Bangunharjo, yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat seperti kuliner tradisional, kerajinan tangan, dan hasil olahan pangan.ย Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Bank BPD DIY, Bank Bantul, Puskesmas Sewon, Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Bantul, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Rumah Mesin, Komunitas UMKM Bangunharjo, serta sejumlah stakeholder Pemerintah Kalurahan Bangunharjo lainnya.

Peserta senam tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai, terutama saat pengundian doorprize dengan hadiah menarik seperti sepeda, alat elektronik, dan berbagai hadiah hiburan lainnya.ย Kegiatan Ambal Warsa Bangunharjo ke-79 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan hiburan, tetapi juga menjadi wujud nyata semangat โ€œBangunharjo Gumregahโ€, membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan berbudaya.

Dengan semangat gotong royong serta dukungan aktif seluruh elemen masyarakat, peringatan HUT Kalurahan Bangunharjo ke-79 menjadi momentum penting dalam perjalanan Bangunharjo menuju wilayah yang semakin maju, berdaya, dan membanggakan Bantul. (JP_3)

Kontributor : Azfa Pabulo

Editor : Agus Susanto

Dokumentasi : Guardianphoto


MITRA JURNALISPRENEUR.ID