Keranjang Anda kosong!

Jurnalipreneur.id โ Kesadaran pelaku UMKM, koperasi, dan perusahaan dalam melaporkan pajak secara tepat waktu dan sesuai ketentuan terus menjadi isu penting dalam penguatan tata kelola usaha dan pembangunan ekonomi nasional. Salah satu kewajiban utama yang perlu mendapat perhatian adalah pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan, yang memiliki batas waktu paling lambat 30 April tahun berikutnya setelah tahun pajak berakhir (30 April 2026).
Pelaporan SPT Tahunan PPh Badan merupakan kewajiban bagi badan usaha, baik UMKM berbadan hukum, koperasi, maupun perusahaan, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas aktivitas usaha dan kewajiban perpajakannya selama satu tahun pajak. Kepatuhan terhadap tenggat waktu ini tidak hanya menghindarkan pelaku usaha dari sanksi administrasi, tetapi juga mencerminkan profesionalisme dan kepatuhan terhadap regulasi.
Bagi UMKM dan koperasi, pelaporan pajak yang tertib dapat meningkatkan kredibilitas usaha, mempermudah akses pembiayaan, serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Sementara bagi perusahaan, kepatuhan pajak menjadi bagian penting dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan keberlanjutan bisnis.

Namun demikian, dalam praktiknya masih banyak pelaku usaha yang mengalami kendala dalam proses pelaporan pajak. Keterbatasan pemahaman terhadap aturan perpajakan, pencatatan keuangan yang belum rapi, hingga kompleksitas perhitungan pajak sering menjadi tantangan tersendiri, terutama menjelang batas akhir pelaporan.
Untuk membantu pelaku UMKM, koperasi, dan perusahaan menghadapi tantangan tersebut, PT Esdea Assistance Management hadir memberikan layanan pendampingan pelaporan pajak secara menyeluruh. Mulai dari penyusunan data, perhitungan pajak, hingga pelaporan SPT Tahunan dan pajak bulanan, seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku dan secara end-to-end hingga laporan resmi terbit.
Bagi pelaku usaha yang mengalami kesulitan atau membutuhkan pendampingan dalam pelaporan pajak, khususnya menjelang batas akhir pelaporan SPT Tahunan PPh Badan pada 30 April, dapat menghubungi PT Esdea Assistance Management melalui CP Siti Chaeroni (Titi Esdea) di WA :ย 0813-1306-033
Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan pajak, diharapkan pelaku UMKM, koperasi, dan perusahaan dapat tumbuh lebih sehat, berdaya saing, serta berkontribusi lebih besar dalam mendukung perekonomian nasional.(JP_3)

Categories
Recent Posts
- Pelaku UMKM, Koperasi, dan Perusahaan Didorong Tertib Pajak, SPT Tahunan PPh Badan Batas Akhir 30 April

illustrasi pendampingan Konsultasi Pajak (PT Esdea Assistance Management) - Sambut Tahun Baru, Swara Prambanan Gelar Festival Musik dan Budaya
- KWT Melati Kembangkan Inovasi Olahan Cabai Lokal Berbasis Pemberdayaan Perempuan

- Jogja: Lebih dari Sekadar Kota, Sebuah Filosofi Hidup

- Nikayu Hadirkan Produk Kerajinan Kayu Estetis dan Fungsional dari Bangunharjo

Archive
Tags
Akhir Lusono Al-Qurโan Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo BMT Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Festival Film Film Geguritan halal HPN 2025 IKAPRIM Inkubator Bisnis UMBY Inovasi INTANI JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kuliner organik Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis pendampingan PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan