Keranjang Anda kosong!

(Yogyakarta Jurnalispreneur.id) – Kuliner tradisional di Yogyakarta selalu bikin kangen para pengunjung. Salah satunya adalah Warung Makan Bu Sirep di Pasar Ngasem Yogyakarta, dan kali ini kembali ramai dikunjungi para pelanggan setianya di Minggu pagi (9/2/2025). Dengan suasana hangat, ramai dan penuh keakraban, warung sederhana ini menawarkan beragam menu sarapan yang menggugah selera.
Pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan sayuran segar yang masih panas dan fres, seperti telur, tempe, tahu, danq hidangan khas seperti sayur brongkos, sayur daun pepaya, gudeg, mihun, bubur, sambel krecek, dan minuman teh, jeruk, wedang sere, wedang jahe, dan lain-lain.

Sebelum menempati lokasi baru di pasar kuliner Pasar Ngasem, Bu Sirep pernah menjajakan bubur keliling pada tahun 1990-an. Seiring dengan adanya renovasi dan perpindahan Pasar Ngasem yang sebelumnya merupakan pasar hewan, Warung Makan Bu Sirep sejak tahun 2.000 hadir di lokasi Pasar Ngasem yang lebih ramai dan strategis, letaknya di bagian timur yang ditengah-tengah.
Mbak Ning, ponakan Bu Sirep yang kini membantu menjalankan warung, mengungkapkan bahwa perubahan ini membawa dampak positif bagi usaha keluarga tersebut. โKami semakin bisa melayani pelanggan dengan lebih baik di sini, dan kami senang bisa berbagi masakan khas yang sudah dikenal banyak orang,” ujarnya kepada awak Jurnalispreneur.id.
Salah satu pelanggan setia, Bu Yuni, yang berasal dari Demangan, Gondokusuman, Yogyakarta, menyatakan kegemarannya terhadap masakan Bu Sirep. โMasakan di sini enak dan selalu hangat. Saya selalu makan sayur bobor dan tempe goreng setiap kali ke sini,” kata Bu Yuni. Iaย menambahkan bahwa rutinitasnya setiap minggu adalah bersepeda menuju warung Bu Sirep untuk menikmati sarapan.

Pengunjung lainnya, Arifah, seorang mahasiswa asal Palembang yang sedang menempuh studi S2 di UIN Yogyakarta, turut mengungkapkan kekagumannya terhadap keberagaman menu di warung Bu Sirep. โMakanannya lengkap dan enak. Saya bisa menikmati sambil lesehan, suasananya juga sangat nyaman walau ramai,โ ujar Arifah dengan senyum.
Warung Bu Sirep memang menjadi pilihan sarapan yang tak hanya lezat, tetapi juga menawarkan kenangan nostalgia bagi para pelanggan yang sudah mengenal Warung Bu Sirep sejak lama. Dengan hidangan tradisional yang selalu terjaga kualitasnya, warung ini terus menjadi tempat yang penuh warna di pagi hari di Pasar Ngasem Yogyakarta.

Pengunjung bisa menikmati sarapan paginya di tempat atau bisa beli dibungkus untuk dibawa pulang, dan para pengunjung ini datang dari komunitas sepeda, seniman, para lansia, pelancong yang liburan ke Yogyakarta dan juga pelajar serta mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta ini. (JP1)
Categories
Recent Posts
- Pelaku UMKM, Koperasi, dan Perusahaan Didorong Tertib Pajak, SPT Tahunan PPh Badan Batas Akhir 30 April

- Sambut Tahun Baru, Swara Prambanan Gelar Festival Musik dan Budaya
- KWT Melati Kembangkan Inovasi Olahan Cabai Lokal Berbasis Pemberdayaan Perempuan

- Jogja: Lebih dari Sekadar Kota, Sebuah Filosofi Hidup

- Nikayu Hadirkan Produk Kerajinan Kayu Estetis dan Fungsional dari Bangunharjo

Archive
Tags
Akhir Lusono Al-Qurโan Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo BMT Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Erik Hidayat Festival Film Film Geguritan halal HPN 2025 IKAPRIM Inkubator Bisnis UMBY Inovasi INTANI JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kuliner organik Pasar Ngasem Pelatihan jurnalis pendampingan PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan