Keranjang Anda kosong!

Di tengah hamparan hijau perkebunan dan udara sejuk Desa Pules Kidul, Turi, Sleman, lahir sebuah inovasi minuman tradisional yang siap menggoyang pasar herbal Nusantara: Kencur Hitam Instan. Produk unik ini bukan sekadar minuman kesehatan, tetapi juga simbol sinergi antara kearifan lokal dan semangat kewirausahaan berbasis Tetrapreneur.
Dari Warisan Leluhur ke Produk Kekinian
Kencur hitam telah lama dipercaya memiliki segudang manfaat, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh hingga menjaga kesehatan pencernaan. Namun, tantangan dalam mengolahnya membuat generasi muda semakin jarang menikmati khasiatnya. Inilah yang mendorong para pelaku usaha lokal di Pules Kidul untuk menghadirkan Kencur Hitam Instan, sebuah inovasi yang tetap mempertahankan esensi tradisional namun dikemas dalam bentuk yang lebih praktis dan siap saji.
โKami ingin memperkenalkan kembali khasiat kencur hitam dengan cara yang lebih modern dan mudah diakses,โ ungkap Pak Wanto, salah satu penggagas produk ini. Dengan cukup diseduh air hangat, minuman ini langsung siap dinikmati tanpa kehilangan manfaat alaminya.
Sinergi Tetrapreneur: Kekuatan Kolaborasi
Keberhasilan Kencur Hitam Instan ini tidak lepas dari pendekatan Tetrapreneur, sebuah model ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat, inovasi produk, pemasaran kreatif, dan dukungan kelembagaan. Melalui kolaborasi antara petani rempah, UMKM, akademisi, dan pemerintah setempat, produk ini kini berkembang pesat dan mulai dikenal luas.
โSebelumnya, banyak petani di sini yang hanya menjual kencur dalam bentuk mentah. Dengan konsep Tetrapreneur, kami belajar bagaimana mengolahnya menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing,โ ujar Bu Rini, salah satu pelaku usaha yang kini mampu meningkatkan pendapatannya berkat inovasi ini.
Dengan dukungan pemasaran digital dan strategi branding yang kuat, Kencur Hitam Instan dari Pules Kidul kini mulai merambah ke berbagai kota. Bahkan, wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Dewi Pinang menjadikannya sebagai oleh-oleh khas yang wajib dibawa pulang.
Melangkah ke Pasar yang Lebih Luas
Ke depannya, para pelaku usaha di Pules Kidul berharap produk ini bisa menembus pasar nasional, bahkan internasional. Dengan tetap mengutamakan kualitas bahan baku, proses produksi yang higienis, serta pengemasan yang menarik, Kencur Hitam Instan siap menjadi ikon baru dari Sleman.
Bagi Anda yang berkunjung ke Desa Wisata Dewi Pinang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi dan membawa pulang kehangatan serta manfaat alami dari Kencur Hitam Instan. Karena di setiap tegukannya, tersimpan warisan rasa, inovasi, dan semangat pemberdayaan masyarakat
Categories
Recent Posts
- Riset TBScreen.AI Tunjukkan Potensi Dukung Skrining TB Lebih Cepat dengan Kecerdasan Buatanย

- Bupati Bantul Tegaskan Komitmen Menuju UCCN 2027, Natural Fiber Craft Jadi Andalan Kota Kreatif Dunia

- HMPS Akuntansi UMBY Bentuk Kelompok Usaha “Ngaran Klopo” di Kulon Progo, Sulap Air Kelapa Menjadi Kecap Bernilai Ekonomi

- Film Horor Misteri Bisikan Desa Gringsing Tayang Mulai 24 September 2026 di Bioskop Indonesia

- Film RUMAH SINGGAH, Tentang Mereka yang Memilih untuk Terus Berjuangย

Archive
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan halal Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi TBC Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan