Keranjang Anda kosong!

Jurnalispreneur.id_Magelangย โ Potensi sebuah dusun tidak hanya terletak pada luas wilayah maupun hasil pertaniannya, tetapi juga pada usaha dan aktivitas warga yang terus bergerak setiap hari. Melihat banyaknya potensi tersebut, Kelompok KKN 59 Angkatan XLIX Tahun 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menghadirkan Peta Potensi dan Website Dusun Mranggen yang dipasang pada Sabtu, 22 Agustus 2026 sebagai sarana informasi yang menghubungkan masyarakat, pelaku usaha, serta masyarakat dari luar dusun yang ingin mengenal dan mencari keberadaan potensi yang ada di Dusun Mranggen, Desa Kragilan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.
Program ini berangkat dari hasil observasi, survei, dan komunikasi mahasiswa bersama Kepala Dusun, perangkat dusun, serta masyarakat. Dari proses tersebut, mahasiswa melihat bahwa Dusun Mranggen memiliki berbagai potensi, terutama di bidang pertanian dan usaha warga, mulai dari usaha pertanian dan pembibitan, pengepul sayuran, perdagangan, hingga berbagai usaha jasa yang dijalankan secara mandiri oleh masyarakat.ย Selama ini, keberadaan usaha tersebut masih lebih banyak dikenal melalui hubungan langsung antarwarga sehingga informasi mengenai lokasi dan jenis usaha belum mudah ditemukan oleh masyarakat dari luar dusun.
Kondisi tersebut kemudian mendorong Kelompok KKN 59 UMBY untuk tidak sekadar membuat peta wilayah, tetapi mengembangkan peta potensi dan website yang diarahkan untuk mendukung media digitalisasi administrasi dusun sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pihak luar untuk mengenalkan berbagai usaha dan fasilitas penting di Dusun Mranggen.
Peta Potensi Dusun Mranggen yang dihasilkan menampilkan titik-titik usaha dan fasilitas yang berada di wilayah dusun. Di dalamnya terdapat sejumlah usaha pertanian dan pembibitan seperti Rahayu Tani, Vano Berkah Bibit, Pembibitan Pak Sarndi, Pembibitan Prisca, dan Yuma Vegetable. Selain itu, terdapat pula beberapa titik pengepul sayur seperti Pengumpulan Sayur Warsi, Pengumpulan Sayur Suprih, Pengumpulan Sayur Yu Tri, Pengumpulan Sayur Jumini, serta Pengupul Sayur Supilah. Peta juga memuat sejumlah usaha lain seperti Barokah Las, Warung Wahyu, Jabrik Body Repair, UD. Raden Bagoes, dan J77 Farm.
Tidak hanya usaha, peta tersebut juga memberikan informasi mengenai fasilitas yang dapat menjadi penanda penting bagi masyarakat, seperti Masjid Al-Husna, GPdI Mranggen, TPU Mranggen, dan Lapangan Voli. Dengan adanya informasi tersebut, peta diharapkan tidak hanya membantu warga mengenali wilayahnya sendiri, tetapi juga mempermudah orang luar menemukan lokasi usaha maupun fasilitas yang mereka butuhkan.
Proses penyusunan dilakukan dengan melakukan pendataan dan pengambilan titik koordinat lokasi menggunakan Google Maps (G-Maps). Rumah warga, tempat usaha, fasilitas umum, serta titik-titik penting di Dusun Mranggen didatangi secara langsung untuk memastikan lokasi yang dicantumkan sesuai dengan keadaan di lapangan. Data titik koordinat tersebut kemudian digunakan untuk menyusun peta cetak potensi wilayah sekaligus menghubungkannya dengan informasi digital. Peta fisik dilengkapi QR Code yang dapat dipindai untuk mengakses website Dusun Mranggen, sehingga informasi mengenai dusun dapat diteruskan dari media fisik menuju ruang digital. Metode ini sesuai dengan rancangan program Kelompok KKN 59 yang menargetkan tersedianya peta resmi dan website yang dapat diakses melalui pemindaian QR Code.

Website yang disiapkan juga menjadi pelengkap dari peta potensi tersebut. Masyarakat dari luar dusun dapat menggunakannya untuk memperoleh informasi mengenai Dusun Mranggen sekaligus menemukan kontak atau lokasi usaha warga yang telah terdata. Dengan demikian, keberadaan website diharapkan dapat menjadi pintu masuk informasi bagi orang-orang yang ingin mencari lokasi, mengenal potensi dusun, maupun mengetahui usaha yang dapat dihubungi.
Bagi pelaku usaha, keberadaan peta dan website ini diharapkan dapat memberikan ruang promosi yang lebih luas. Usaha pertanian, pembibitan, pengepul sayur, hingga usaha jasa dan perdagangan yang sebelumnya lebih banyak dikenal secara lokal dapat lebih mudah ditemukan ketika masyarakat dari luar dusun membutuhkan produk atau layanan yang tersedia di Mranggen.
Kepala Dusun Mranggen, Bapak Sarju, mengapresiasi program yang dilakukan oleh Kelompok KKN 59 UMBY. Menurutnya, keberadaan peta potensi dan website dapat membantu masyarakat, terutama para pengusaha sayur, agar lebih mudah dikenal oleh orang dari luar Dusun Mranggen.
“Menurut saya program ini bagus sekali dan sangat membantu warga di sini. Apalagi untuk pengusaha sayur yang ada di dusun, karena kalau orang-orang dari luar kan biasa belum tentu tahu tempatnya di mana. Jadi kalau ada peta dan website ini, mereka bisa dapat informasinya lebih mudah,” ujar Sarju, Kepala Dusun Mranggen, dalam wawancara khusus di sela-sela acara Perpisahan KKN UMBY Kelompok 59 Pramudita Samaya 2026 yang digelar pada Jumat, 21 Agustus 2026. Beliau juga berharap agar program ini dapat terus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat ke depannya .
Lebih dari sekadar menunjukkan lokasi, program ini menjadi upaya Kelompok KKN 59 untuk membantu masyarakat mengenalkan potensi yang selama ini tumbuh dari aktivitas warga sendiri. Peta yang berada secara fisik di dusun dapat dilihat oleh masyarakat secara langsung, sedangkan website memberikan akses informasi yang lebih luas bagi orang-orang dari luar wilayah.
Melalui Peta Potensi dan Website Dusun Mranggen, Kelompok KKN 59 Angkatan XLIX Tahun 2026 UMBY berharap program ini dapat menjadi bagian dari luaran KKN yang tetap dapat digunakan setelah mereka menyelesaikan masa pengabdian, juga ini dapat menjadi informasi mengenai usaha, fasilitas, dan berbagai potensi yang dimiliki masyarakat tidak lagi hanya beredar dari mulut ke mulut. Dengan memadukan peta fisik dan informasi digital, Dusun Mranggen diharapkan semakin mudah dikenali, sementara potensi ekonomi warga dapat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk ditemukan, dikenal, dan dikembangkan.(JP_3)
Categories
Recent Posts
- Dari Peta ke Dunia Digital, Kelompok KKN 59 UMBY Kenalkan Potensi Usaha Dusun Mranggen

Peta potensi padukuhan Maranggen, Kragilan, Pakis, Magelang - Bantul Tembus Enam Besar Seleksi UCCN 2027, Selangkah Menuju Kota Kreatif Dunia Bidang Crafts and Folk Arts

- KKN UMBY Kelompok 60 Hadirkan Edukasi Menabung dan Manajemen Stres bagi Warga Padukuhan Brajan

- KKN UMBY di Mranggen: Merangkul Anak, Menguatkan Ibu, Membersamai Posyandu

- Desa Prima Pleret Kembangkan Potensi Bunga Telang Menjadi Produk Unggulan dan Wisata Edukasi

Archive
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan halal Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi TBC Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan