Keranjang Anda kosong!

Jurnalispreneur.id | Bantul โ Produk kerajinan dan furnitur karya perajin lokal dari Bantul dan Klaten kembali menorehkan capaian positif di pasar internasional. Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Maxum, desainer sekaligus praktisi pemasaran dan Founder Alaric Home Decor, produk kriya lokal berhasil menembus pasar Prancis.
Produk yang diekspor meliputi anyaman tradisional serta furnitur berbahan semen dan marmer yang menjadi karakter khas perajin Bantul dan Klaten. Dengan penguatan desain kontemporer dan penyesuaian terhadap standar pasar Eropa, produk-produk tersebut mampu bersaing dan diminati konsumen luar negeri yang mengutamakan nilai estetika, keberlanjutan, serta keunikan produk handmade.

Maxum menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan mencakup berbagai aspek, tidak hanya pada desain produk, tetapi juga penguatan branding, kurasi produk, peningkatan kualitas finishing, hingga strategi pemasaran internasional.
โPotensi perajin di Bantul dan Klaten sangat besar. Tantangan utamanya adalah bagaimana menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar global tanpa menghilangkan identitas lokal,โ jelasnya kepada Jurnalispreneur.id, Sabtu (24/1/26) di Museum History Of Java Creative Hub.
Melalui Alaric Home Decor, Maxum berperan sebagai penghubung antara perajin lokal dan buyer mancanegara, termasuk memastikan pemenuhan spesifikasi teknis, ketepatan waktu produksi, serta standar ekspor. Pendekatan ini membuka peluang bagi UMKM lokal untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar hingga tingkat internasional.
Keberhasilan menembus pasar Prancis diharapkan dapat menjadi motivasi bagi perajin dan pelaku usaha kreatif lainnya di wilayah Bantul dan Klaten (DIYโJawa Tengah) untuk terus meningkatkan kualitas produk dan berorientasi ekspor.

Kontributor : Azfa Pabulo
Editor : Agus Susanto
Dokumentasi : Maxum
Categories
Recent Posts
- Seminar Pacific Cultural Connect ‘Beyond the Cultural Exchange’ Digelar di Yogyakarta
- Bukit Songo Papat: Merawat Ingatan Tragedi Merapi 1994, Menyusuri Sejarah, dan Mengembangkan Potensi Desa Hargobinangun

- Menuju Kemandirian Pangan Indonesia: Indonesia Local Flour Initiative Dorong Substitusi Gandum Berbasis Pangan Lokal

- Film Pasukan 1000 Janda Rilis Trailer & Poster, Tayang 12 November

- Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026 Resmi Ditutup

Archive
- Oktober 2026
- September 2026
- Agustus 2026
- Juli 2026
- Juni 2026
- Mei 2026
- April 2026
- Maret 2026
- Februari 2026
- Januari 2026
- Desember 2025
- November 2025
- Oktober 2025
- September 2025
- Agustus 2025
- Juli 2025
- Juni 2025
- Mei 2025
- April 2025
- Maret 2025
- Februari 2025
- Januari 2025
- Desember 2024
- November 2024
- Januari 2024
- Juli 2023
- Maret 2023
- Januari 2023
- Desember 2022
- Oktober 2022
Tags
#FKY #Kebudayaan #Pameran #seni Akhir Lusono Bakpia Jogkem Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa wisata DPS ekonomi kreatif ekosistem ekraf Film Geguritan Iftar Inovasi JAFF Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id KDMP kolaborasi kota kreatif kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi TBC Tera View Tim Jurnalispreneur.id UCCN UGM UMBY Umkm Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan