Keranjang Anda kosong!

BANTUL – Museum History of Java kembali menghadirkan inovasi wisata edukasi melalui program “Sinema Museum Jawa”. Bekerja sama dengan Paniradya Kaistimewan DIY dan Kalurahan Bangunharjo, kegiatan ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 bertempat di Museum History of Java, Jalan Parangtritis Km. 5,5, Sewon, Bantul.
Program ini dirancang untuk memperkenalkan sejarah dan nilai budaya Jawa kepada masyarakat melalui medium audio-visual yang menarik. Pengunjung akan disuguhi berbagai tayangan berkualitas, termasuk video dokumenter spesial bertajuk “268 Tahun Hadeging Nagari” yang mengulas perjalanan sejarah berdirinya nagari.
Selain dokumenter sejarah, Sinema Museum Jawa juga akan memutar sejumlah film pendek inspiratif, di antaranya:
”Seberkah Cahaya”
”Hadiah Lebaran dari Bapak”

Hanya dengan biaya reservasi tiket sebesar Rp 20.000, pengunjung sudah bisa menikmati fasilitas lengkap yang ditawarkan oleh museum. Paket kunjungan ini mencakup akses ke Ruang Sinema, pemutaran 4 Film Pendek dan Dokumenter Sejarah, eksplorasi Zona Diorama Budaya, hingga berfoto di area Little Malioboro.
Untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat, pemutaran film akan dibagi menjadi dua sesi waktu, yaitu:
Sesi I: pukul 11.00 – 13.00 WIB
Sesi II: pukul 15.00 – 17.00 WIB
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan wisata bagi keluarga dan pelajar di Yogyakarta yang ingin memperdalam wawasan sejarah dengan cara yang lebih santai namun tetap bermakna. Dukungan dari Paniradya Kaistimewan DIY menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya melalui sarana museum modern.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan reservasi atau membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor layanan pelanggan di 0878-3905-2280 atau datang langsung ke lokasi di Museum History of Java, Sewon, Bantul.
Tentang Museum History of Java:
Museum History of Java merupakan museum berbasis teknologi yang terletak di Sewon, Bantul, Yogyakarta. Museum ini menyajikan perjalanan sejarah Pulau Jawa melalui koleksi benda prasejarah hingga masa kerajaan, yang dipadukan dengan teknologi Augmented Reality (AR) dan fasilitas modern lainnya.(JP_3)
Kontributor : Azfa Pabulo
Editor : Agus Susanto
Dokumentasi : Tim Media HOJ
Categories
Recent Posts
- Yogyakarta Siap Jadi Tuan Rumah Lokakarya Nasional BMT Indonesia 2026

- Menebar Berkah Ramadhan: YAIP Targetkan Umat Melalui 6 Program Unggulan

- Hari Jadi DIY ke-271: Peran Kalurahan Menjaga Keistimewaan Yogyakarta

- Gali Sejarah Lewat Layar Lebar, Museum History of Java Gelar ‘Sinema Museum Jawa’

Reservasi Tiket - Dompet Dhuafa Yogyakarta Gelar Konser Amal untuk Penyintas Kanker dan Korban Banjir Sumatera

Archive
Tags
Akhir Lusono Bakpia Jogkem bakso Bangunharjo Bantul BMT buka puasa Desa Caturharjo Desa wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo DPS ekosistem ekraf Film GBMT Geguritan halal HPN 2025 Iftar Inovasi JAFF jakarta Jurnalipreneur.id Jurnalispreneur Jurnalispreneur.id kolaborasi Kotamas DIY kreatif kriya kuliner Mie lethek museum Pelatihan jurnalis PINBAS MUI DIY PINBUK Ramadan Ramadhan Silaturahmi Tera View Tim Jurnalispreneur.id UGM UMBY Umkm Wirausaha Yogyakarta
Social Links
MITRA JURNALISPRENEUR.ID










Tinggalkan Balasan